Sakit Hati Sering Dibully, Santri Bakar 2 Temannya hingga Tewas

Kantamedia.com – Seorang santri berinisial EDP (16) diketahui membakar 2 temannya hingga meninggal dunia karena luka bakar yang cukup parah.  santri bakar teman yang terjadi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau inipun viral.

Motif kuat santri di Kecamatan Dayun membakar temannya diduga adanya aksi pembullyan kepada oleh .

Namun, ada satu korban yang selamat walaupun mengalami luka bakar cukup parah.

Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Siak, Iptu Tony Prawira.

Ia mengatakan bahwa EDP melakukan hal tersebut lantaran sakit hati sering menjadi korban atau bullying para korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sering di-bully oleh para korban. Pelaku juga mengaku sering mengalami kekerasan selama berada di pondok,” ungkap Tony Prawira.

Korban tewas berinisial FTP (18) asal Bekasi dan NMA (14) asal Siak, Riau.

Lalu ada satu korban selamat berinisial SP beruisa 16 dan masih dalam perawatan intensif.

Saat ini pelaku yang mengatakan dirinya korban bullying itu ditangkap dan jadi .

EDP pun dikenakan pasal berlapis dengan ancaman penjara seumur hidup dan paling lama 20 tahun.

“Pelaku kami tangkap pada Kamis, 12 Maret 2024, dalam perkara dugaan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia dan atau dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain,” ujar Tony.

Seperti diketahui, pelaku membakar korban dengan membakar kamar santri tersebut.

Saat kejadian, korban tidur di samping korban lain. Ia tewas setelah mendapatkan perawatan di Tengku Rafian Siak.

Selain itu, ada korban berinisial RAM (15) yang selamat lantaran berada di dekat pintu keluar.

Wakapolres Siak Kompol Ade Zaldi SFarm APT SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu Tony Prawira SIK, dan Kanit Reskrim Ipda Delon menjelaskan, di asrama itu ada empat kamar.

“Hasil penyidikan yang kami lakukan, ditambah hasil pemeriksaan ahli psikologi forensik, ahli kebakaran, ahli digital forensik, dan ahli bahasa, tersangka EDP diduga pelaku tunggal,” terang Wakapolres Ade Zaldi di Mapolres Siak. (*/jnp)

Bagikan berita ini