Palangka Raya, Kantamedia.com – Sebanyak 118 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazaar Ramadan 2026 yang digelar di depan TVRI Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah, Rahmawati, mengatakan bazaar ini tidak hanya menjadi wadah transaksi jual beli, tetapi juga pusat layanan pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM.
“Selain pemasaran produk, kami juga menyediakan pelayanan pembuatan QRIS Bank Kalteng, edukasi BPOM, serta fasilitasi sertifikasi halal,” ujarnya.
Bazaar Ramadan berlangsung setiap hari pukul 15.00–19.00 WIB dengan menghadirkan beragam produk, mulai dari aneka kue, makanan siap saji, minuman, hingga pakaian dan perlengkapan ibadah. Pemerintah turut memberikan layanan pendampingan usaha guna meningkatkan kualitas produk sekaligus legalitas UMKM.
Rahmawati menilai integrasi layanan perizinan, digitalisasi pembayaran, dan edukasi keamanan pangan menjadi langkah strategis agar UMKM mampu naik kelas serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Menurutnya, momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya transaksi ekonomi masyarakat harus dimanfaatkan tidak hanya sebagai ruang promosi, tetapi juga pembinaan usaha berkelanjutan.
“Harapannya pelaku UMKM tidak hanya berjualan, tetapi juga meningkatkan standar produk dan kepercayaan konsumen,” tambahnya.
Dengan dukungan fasilitas pemerintah serta antusiasme pelaku usaha, bazaar Ramadan diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus mendorong digitalisasi transaksi di Kalimantan Tengah. (Daw).



