OJK Kalteng bersama BEI menggelar Sekolah Pasar Modal bagi ASN di Gunung Mas.
Kantamedia.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK Kalteng) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalteng kembali menyelenggarakan kegiatan Sekolah Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunung Mas. Agenda ini merupakan bagian dari Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) Tahun 2026.
Jumlah investor pasar modal di Kalteng terus tumbuh positif, mencapai 225.128 investor per April 2026. Kabupaten Gunung Mas menyumbang 9.127 investor atau 4,05% dari total, dengan nilai transaksi saham sebesar Rp13,84 miliar, naik 191,56% dibanding April 2025.
Kepala BEI Kalteng, Stephanus Cahyo Adiraja, berharap ASN tidak hanya memahami teori, tetapi juga mulai berinvestasi secara bijak melalui produk pasar modal yang legal. “Saya berharap ASN tidak ragu untuk berinvestasi pada saham, obligasi, maupun reksa dana sebagai langkah membangun kesejahteraan finansial,” ujarnya.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menekankan pentingnya literasi keuangan ASN agar terhindar dari investasi ilegal. “Pasar modal Indonesia hadir sebagai alternatif investasi legal dan transparan. ASN yang literat akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi,” katanya.
Sekda Gunung Mas, Richard, mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, ASN harus memiliki literasi keuangan yang baik agar mampu mengelola penghasilan dan menjadi teladan masyarakat dalam berinvestasi aman.
Materi disampaikan oleh Noor Bima Haru Kurniawan dari OJK tentang pengelolaan keuangan dan kewaspadaan investasi ilegal dengan prinsip 2L (Legal dan Logis). Deputi Kepala BEI Kalteng, Randy Perdana, memberikan edukasi instrumen pasar modal, sementara perwakilan sekuritas memperkenalkan aplikasi online trading dan tata cara pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif seputar strategi investasi pemula, pengelolaan risiko, mekanisme pembukaan rekening efek, hingga cara mengenali dan menghindari investasi ilegal. (Mhu).


