Kantamedia.com – Meski bukan hal baru, namun saat ini istilah affiliate marketing semakin santer menjadi perbincangan. Terutama seiring semakin berkembangnya berbagai platform media sosial.
Strategi marketing satu ini dianggap sangat menguntungkan, baik bagi pihak penyelenggara affiliate marketing maupun mitranya yang disebut sebagai affiliator.
Tapi, apakah affiliate marketing itu? Dan bagaimana cara kerja strategi marketingnya?
Anda bisa mendapatkan penjelasannya dari artikel berikut ini.
Apakah Affiliate Marketing
Affiliate marketing adalah sebuah strategi pemasaran yang melibatkan pihak ketiga sebagai pelaku promosi.
Apabila upaya promosi yang dilakukan oleh pihak ketiga berhasil, ia akan mendapatkan komisi sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan.
Strategi affiliate marketing ini sejatinya pertama kali telah dicetuskan oleh William J. Tobin pada tahun 1989. Tobin memiliki toko bunga online yang diberi nama PC Flower and Gifts.
Untuk meningkatkan penjualan dari toko bunganya, muncullah ide untuk membuat program affiliasi melalui website toko onlinenya.
Ide ini ternyata berbuah manis. Mulai tahun tahun 1993, Tobin sukses menghasilkan jutaan penjualan per tahunnya dan berhasil memiliki lebih dari 2500 affiliator pada tahun 1995.
Karena strategi ini semakin berkembang dan ditiru oleh berbagai lini bisnis, Tobin memutuskan untuk mengajukan hak paten untuk program affiliate marketing yang ia cetuskan.
Hak paten atas affiliate marketing pun akhirnya berhasil didapatkan oleh Tobin pada tahun 2000.
Pelaku dalam Affiliate Marketing
Dalam melaksanakan strategi pemasaran menggunakan affiliate marketing, akan melibatkan sejumlah pihak, yaitu:
1. Merchant
Pertama ada yang disebut sebagai merchant. Merchant adalah pihak yang memiliki produk (baik barang maupun jasa) atau memiliki suatu bisnis.
2. Affiliate Marketer
Selanjutnya ada yang disebut sebagai affiliate marketer atau kini lebih dikenal dengan istilah affiliator.
Affiliator adalah pihak ketiga yang menjalin kerja sama dengan merchant untuk mempromosikan suatu produk atau bisnis kepada orang lain.
Seorang affiliator umumnya memiliki kemampuan persuasif yang sangat baik, sehingga orang-orang tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.
3. Pelanggan
Kemudian, yang terakhir ada pelanggan. Pelanggan merupakan pihak yang menunjukkan aksi atas upaya promosi yang dilakukan oleh affiliator.
Cara Kerja Affiliate Marketing
Cara kerja strategi affiliate marketing sebenarnya cukup sederhana. Pihak merchant akan memberikan kode refferal atau tautan unik kepada seorang affiliator setelah melakukan registrasi.
Kode refferal atau tautan unik inilah yang kemudian akan dicantumkan pada setiap upaya promosi oleh affiliator.



