Pertamina Atur Pengiriman BBM untuk Warga Puruk Cahu

Puruk Cahu, Kantamedia.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pengaturan pelayanan dan menyiapkan prioritas pengiriman BBM ke Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pengisian BBM sekaligus memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan realisasi penyaluran Pertalite dan Pertamax dari Integrated Terminal (IT) Banjarmasin ke SPBU 64.739.01 pada 11–16 September 2026 mencapai 100 persen dari permintaan SPBU.

“Kami memahami ketidaknyamanan masyarakat saat pengisian BBM membutuhkan waktu lebih lama. Selain memenuhi permintaan SPBU, kami memperkuat pengaturan pelayanan agar pengisian berlangsung tertib dan aman,” ujar Edi,Kamis (17/9/2026).

Kepadatan antrean terjadi seiring meningkatnya kebutuhan Pertalite akibat peralihan sebagian konsumen dari Pertamax.

Selain menjadi satu-satunya SPBU reguler di Kota Puruk Cahu, SPBU 64.739.01 juga melayani masyarakat dari sejumlah kecamatan sekitar. Kondisi tersebut membuat penumpukan kendaraan terjadi pada waktu tertentu.

Pertamina telah mengarahkan pengelola SPBU untuk menata antrean dan memberikan garis batas pengisian. Koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Pertamina turut menyiapkan prioritas pengiriman serta merekomendasikan penambahan dispenser maupun nozzle untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, pengawasan transaksi melalui program Subsidi Tepat diperkuat untuk mengidentifikasi pengisian berulang yang tidak wajar.

Penyalahgunaan yang terbukti akan ditindaklanjuti melalui pemblokiran kode QR sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengelola SPBU wajib melayani sesuai prosedur dan tidak bekerja sama dengan pihak yang menyalahgunakan pembelian BBM. Kami mengimbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, tidak untuk diperjualbelikan kembali, serta mengikuti arahan petugas,” tegas Edi.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tertib selama melakukan pengisian BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Informasi layanan maupun laporan dugaan penyimpangan penyaluran BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau akun media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135. (Mhu).

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *