Ia menegaskan keterlambatan pembayaran bukan karena pemerintah menahan hak para relawan.
“Ada yang bertanya mengapa pembayaran belum dilakukan. Saya tegaskan, kami bersama seluruh jajaran, termasuk DPRD, tidak pernah menahan pembayaran tersebut. Namun dalam administrasi APBD ada proses yang harus dilalui dan tidak bisa dilakukan secara serta-merta,” katanya, Jumat (2/10/2026)
Menurutnya, dana pembayaran relawan bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT). Karena itu, anggaran harus melalui mekanisme pergeseran terlebih dahulu sebelum dapat digunakan oleh BPBD untuk pencairan.
Pengajuan pembayaran tahap kedua dan ketiga bertepatan dengan proses penyelesaian APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Kondisi tersebut membuat pergeseran anggaran belum dapat dilakukan sebelum seluruh tahapan pembahasan APBD Perubahan rampung.
“Karena dananya berasal dari BTT, maka harus dilakukan pergeseran anggaran terlebih dahulu. APBD Perubahan harus diselesaikan sebelum dana tersebut dapat digeser ke BPBD untuk kemudian dicairkan,” ujar Fairid.
Kini pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD telah rampung. Pemko Palangka Raya tinggal menunggu nomor register sebagai tahapan akhir sebelum anggaran dapat diproses.
“Semua proses sudah selesai dan kami mendapat dukungan dari DPRD. Sekarang tinggal menunggu nomor register. Mudah-mudahan bisa segera terbit sehingga pencairan dapat dilakukan secepatnya,” lanjutnya.
Fairid menegaskan seluruh kebutuhan anggaran untuk pembayaran relawan sudah diperhitungkan dan dialokasikan. Persoalan saat ini hanya berada pada tahapan administrasi pencairan, bukan ketiadaan anggaran.
“Seluruh kebutuhan yang diajukan sudah kami anggarkan. Jadi dananya memang sudah tersedia, tinggal menunggu tahapan administrasi selesai,” tegasnya.
Ia menilai keberadaan relawan menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla yang hingga kini masih dilakukan secara intensif. Para relawan telah bekerja sejak pagi hingga malam bersama pemerintah, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.
“Bantuan yang kami berikan ini merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan moril kepada para relawan. Kami mengetahui dan mengapresiasi kerja keras mereka yang setiap hari turut membantu pemerintah dalam penanganan karhutla,” pungkasnya. (*/Fay)


