Palangka Raya, kantamedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengoperasikan fasilitas Samsat Drive Thru di Kantor Samsat Palangka Raya. Inovasi ini hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan tahunan tanpa harus turun dari kendaraan maupun mengantre lama di dalam gedung.
Layanan yang diluncurkan pada Senin (30/3/2026) ini dirancang untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan kenyamanan wajib pajak. Dengan sistem ini, proses registrasi hingga pengesahan STNK diklaim dapat tuntas dalam waktu kurang dari dua menit, menjadikannya pilihan utama bagi warga dengan mobilitas tinggi.
Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo, menegaskan bahwa kehadiran Samsat Drive Thru bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih adaptif dan efisien. Masyarakat cukup membawa dokumen persyaratan dan melakukan transaksi langsung dari kendaraan mereka atau layanan tanpa turun (Lantatur).
“Kami ingin mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajibannya. Tidak perlu lagi berdesakan, cukup datang, proses cepat, dan bisa langsung melanjutkan aktivitas kembali,” ujar Anang Dirjo.
“Wajib pajak cukup datang dengan kendaraan, prosesnya cepat, bahkan tidak sampai dua menit sudah selesai dan bisa langsung kembali,” imbuhnya.
Perlu diperhatikan bahwa fasilitas Lantatur ini khusus melayani pembayaran pajak tahunan. Sementara itu, untuk pengurusan pajak lima tahunan atau ganti pelat nomor, wajib pajak tetap diarahkan ke layanan manual di kantor induk. Selain inovasi fisik ini, pemerintah juga memperkuat ekosistem digital melalui aplikasi E-Pahari, Signal, hingga E-Samsat bagi mereka yang lebih memilih bertransaksi via ponsel.
Saat ini, sebaran layanan serupa di Kalimantan Tengah telah tersedia di tiga titik strategis, yakni Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, dan Pangkalan Bun. Optimalisasi layanan ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran kolektif dalam membayar pajak, yang pada akhirnya akan memperkuat struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan infrastruktur di Bumi Tambun Bungai. (*/pri)


