DKPP Berhentikan Komisioner Bawaslu Kalteng Winsi Kuhu

Kantamedia.com – Dewan Kehormatan Penyelenggaraan atau RI memberhentikan atau mencopot Winsi Kuhu sebagai anggota atau Komisioner Badan Pengawas Pemilu () Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pemberhentian Winsi Kuhu sebagai anggota Bawaslu Kalteng tersebut tertuang putusan kode etik yang dilakukan DKPP, Jumat (8/12/2023), terkait dugaan terafiliasi partai politik.

“Menyatakan Winsi Kuhu tidak memenuhi syarat sebagai anggota Bawaslu periode 2022-2027,” ucap Ketua Sidang DKPP Heddy Lugito, dikutip dari kanal DKPP RI, Jumat sore (8/12/2023).

“Memerintahkan Bawaslu Kalteng untuk melaksanakan putusan tersebut paling lama 7 hari setelah putusan dibacakan. Serta memerintahkan mengawasi pelaksanaan putusan tersebut. Demikian putusan sidang kode etik ini dibacakan,” tegas Heddy Lugito.

Sebelumnya tersiar kabar anggota komisioner Winsi Kuhu terafilisasi partai politik.

Kabar yang beredar dirinya masuk dalam daftar kepengurusan parpol NasDem DPW Sulawesi Utara (Sulut) pada 2019.

Pasal 117 ayat 1 huruf I Bawaslu syarat anggota Bawaslu, mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar sebagai calon.

Sebelumnya, Winsi Kuhu disebut masih terikat dengan Partai Politik (Parpol) yaitu Partai Nasdem.

Dalam penyelenggaraan pemilu hal ini tidak bisa dibenarkan karena melanggar ketentuan perundang-undangan yang diatur pada Pasal 117 huruf J UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Winsi Kuhu sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Divisi SDM dan Diklat Bawaslu Kalteng. Selain itu juga memegang jabatan sebagai Wakordiv Pencegahan, Partisipasi dan Humas di Bawaslu Kalteng. (jnp)

Bagikan berita ini