Sentimen Politik Tekan Pasar, IHSG Terperosok ke Zona Merah

Jakarta, Kantamedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada perdagangan Senin (1/9/2025), melanjutkan tren negatif sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG langsung anjlok 3,44% atau 269,15 poin ke level 7.561 pada pukul 09.01 WIB. Di awal perdagangan, tercatat volume transaksi sebanyak 2,22 juta dengan nilai mencapai Rp 2,07 miliar.

Meski mayoritas saham melemah, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru mencatat lonjakan tertinggi dengan kenaikan 27,16% ke level Rp 206 per saham. Sementara itu, data RTI Business menunjukkan 622 saham melemah, 24 saham menguat, dan 37 stagnan.

Pelemahan IHSG hari ini disebut erat kaitannya dengan meningkatnya ketidakstabilan politik dan keamanan dalam negeri akibat gelombang aksi demonstrasi di sejumlah daerah. Kondisi ini memicu kekhawatiran investor terhadap risiko jangka pendek pasar modal.

“Fokus perhatian pasar akan tertuju pada perkembangan situasi politik dan keamanan domestik. Jika gangguan semakin meluas, dikhawatirkan kepercayaan investor menurun dan memicu outflow asing,” ujar analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin (1/9/2025).

Selain pasar saham, tekanan juga diperkirakan merembet ke nilai tukar rupiah. Jika ketidakpastian politik berlangsung lama, dikhawatirkan dapat memengaruhi fundamental makroekonomi serta kinerja emiten di Bursa. (Mhu).

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *