Rilis PBB, Inilah Daftar Perusahaan Pendukung Israel Dibalik Genosida Warga Gaza

c. Microsoft

Microsoft telah aktif berkontribusi di Israel sejak 1991. Perusahaan tersebut mengembangkan pusat terbesarnya di luar AS. Teknologinya tertanam di layanan penjara, polisi, universitas, dan sekolah. Sejak 2003, Microsoft telah mengintegrasikan sistem dan teknologi sipilnya di seluruh militer Israel, sambil mengakuisisi perusahaan rintisan keamanan siber dan pengawasan Israel.

Seiring dengan meningkatnya volume data yang dihasilkan oleh sistem apartheid, militer, dan pengendalian populasi Israel, ketergantungannya pada penyimpanan dan komputasi awan pun meningkat.

d. Alphabet Inc (Google) dan Amazon.com

Pada tahun 2021, Israel memberikan Alphabet Inc (Google) dan Amazon.com Inc. kontrak senilai US$1,2 miliar. Sebagian besar didanai melalui pengeluaran Kementerian Pertahanan untuk menyediakan infrastruktur teknologi inti.

Microsoft, Alphabet, dan Amazon memberikan Israel akses yang hampir setara dengan pemerintah Israel terhadap teknologi cloud dan AI mereka. Di mana hal itu meningkatkan kapasitas pemrosesan data, pengambilan keputusan, pengawasan serta analisis.

d. Palantir Technology Inc.

Militer Israel telah mengembangkan sistem AI, seperti “Lavender”, “Gospel” dan “Where’s Daddy?” untuk memproses data dan membuat daftar target. Hal ini terjadi karena Palantir Technology Inc.

Perusahaan tersebut berkolaborasi dengan Israel sejak lama, sebelum Oktober 2023. Palantir telah menyediakan teknologi kepolisian prediktif otomatis, infrastruktur pertahanan inti untuk konstruksi dan penyebaran perangkat lunak militer yang cepat dan berskala besar.

Platform AI-nya juga memungkinkan integrasi data medan perang waktu nyata untuk pengambilan keputusan otomatis.

3. Perusahaan Mesin hingga Infrastruktur

a. Caterpillar Inc

Selama beberapa dekade, Caterpillar Inc. telah menyediakan Israel dengan peralatan yang digunakan untuk menghancurkan rumah dan infrastruktur Palestina. Hal itu didukung melalui program Pembiayaan Militer Asing AS, pemegang lisensi eksklusif yang diminta oleh hukum Israel untuk masuk ke militer. Mereka bekerja sama dengan perusahaan seperti, IAI, 120 Elbit Systems 121 dan RADA Electronic Industries milik Leonardo.

TAGGED:
Bagikan berita ini
Bsi
Premium Wordpress Themes