a. Booking.com
Perusahaan asal AS ini telah melipatgandakan jumlah iklannya dari 26 pada tahun 2018 menjadi 70 pada bulan Mei 2023. Perusahaan itu juga disebut melipatgandakan jumlah iklannya di Yerusalem timur menjadi 39 pada tahun setelah Oktober 2023.
b. Airbnb
Perusahaan ini juga telah meningkatkan keuntungan Israel, tumbuh dari 139 iklan pada tahun 2016 menjadi 350 pada tahun 2025 dengan mengumpulkan komisi hingga 23%.
Iklan ini terkait dengan pembatasan akses Palestina ke tanah dan membahayakan desa-desa di sekitarnya. Di Tekoa, Airbnb memungkinkan pemukim mempromosikan “komunitas yang hangat dan penuh kasih,” menutupi kekerasan pemukim terhadap desa Palestina tetangga Tuqu.
7. Perbankan & Investasi
Sebagai sumber utama keuangan untuk anggaran negara Israel, obligasi pemerintah telah memainkan peran penting dalam mendanai serangan yang sedang berlangsung di Gaza. Dari tahun 2022 hingga 2024, anggaran militer Israel tumbuh dari 4,2% menjadi 8,3% dari PDB. Hal ini membuat anggaran publik menjadi defisit 6,8%.
Israel mendanai anggaran yang membengkak ini dengan meningkatkan penerbitan obligasinya, termasuk US$8 miliar pada Maret 2024 dan US$5 miliar pada Februari 2025, di samping penerbitan di pasar shekel domestiknya.
a. BNP Paribas
Perusahaan ini ikut turun tangan untuk kepercayaan pasar dengan menjamin obligasi pemerintah internasional dan domestik. Hal ini yang memungkinkan Israel untuk menahan premi suku bunga, meskipun terjadi penurunan peringkat kredit.
b. Barclays
Bank asal Inggris juga turut terlibat. Sama halnya dengan BNP Paribas, Barclays juga menjamin surat utang Israel.


