Kantamedia.com, Kuala Kapuas – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dan Pemerintah Daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kapuas, mengadakan FKUB Masuk Sekolah dengan tema Pembinaan Kerukunan Umat Beragama (KUB), pada Rabu, (09/08/2023).
Kegiatan itu digelar di SMAN 1 Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas yang dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kapuas Hilir, Nusantara dan diikuti oleh 50 siswa dan siswi Kelas XII. Dalam sambutannya Nusantara menyampaikan, ucapan terima kasih kepada FKUB, Kemenag dan Kesbangpol Kabupaten Kapuas yang telah melaksanakan kegiatan Pembinaan KUB.
“Dengan adanya pembinaan KUB ini anak didiknya bisa menerapkan dalam pengamalan pancasila dalam kurikulum merdeka bahwa sesama teman sebaya harus bisa saling menghormati dan menghargai perbedaan,”ucapnya.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas H. Hamidhan dalam materinya menyampaikan, pentingnya moderasi beragama bagi generasi muda milenial dengan memberikan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama, sehingga bisa mencetak siswa-siswi yang bisa bersikap intelektual, berkarakter agamis, berwawasan kebangsaan, dan cinta tanah air.
“Moderasi beragama mengajarkan pentingnya menghormati dan menghargai umat beragama sebagai sesama manusia. Karenanya, siswa-siswi yang hadir dapat memahami keberagaman yang ada dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari,”tutur Hamidhan.
Ditempat yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas Hj. Marlina Kasyfiatie mengatakan, menjaga kerukunan di sekolah bisa dimulai dengan saling menghormati dan menghargai sesama teman, menolong siapa saja tanpa membedakan latar belakang.
“Dengan tidak mengejek atau istilahnya bullying, mematuhi peraturan keagamaan baik dalam agamanya maupun peraturan negara dan pemerintah, Mekipun kita berbeda, tetapi kita tetap satu, bertanah air Indonesia,”kata Marlina.
Ketua FKUB Kabupaten Kapuas KH. Muchtar Ruslan menyampaikan, FKUB berkomitmen membina dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk menjaga kerukunan bersama-sama.
“kita pertahankan dan kita jaga kerukunan yang sudah ada di Kabupaten Kapuas. terkhusus untuk siswa yang akan menjadi generasi penerus bangsa, harus bisa menjadi pelopor kerukunan baik disekolah, di rumah maupun di masyarakat,”ungkapnya.
Usai materi siswa-siswi diajak berdiskusi, tanya jawab dan menyampaikan pendapat tentang moderasi beragama, sikap dalam mejaga kerukunan di sekolah dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Kapuas. (IBW)


