Palangka Raya, Kantamedia.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, mengingatkan warga di bantaran Sungai Kahayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara pada Jumat (24/1/2025).
“Banjir di kawasan bantaran Sungai Kahayan bukan hal baru, terutama saat musim hujan. Dalam empat hari terakhir, hujan turun dengan durasi cukup lama, dan ini dikhawatirkan memicu kenaikan debit air Sungai Kahayan,” ujarnya.
Jati meminta warga segera mengamankan barang-barang berharga, terutama dokumen penting seperti sertifikat tanah dan ijazah, agar terhindar dari kerusakan akibat banjir. “Kalau dokumen itu hanyut atau rusak, warga akan kesulitan mengurusnya kembali. Padahal itu sangat berharga,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk berhati-hati menggunakan barang elektronik saat banjir. Menurutnya, kabel listrik yang terendam air dapat memicu korsleting dan membahayakan keselamatan. “Hal seperti ini sering dianggap sepele, tetapi bisa mengancam nyawa jika tidak diantisipasi,” tegas Jati.
Selain itu, ia mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anak selama banjir. Ia menekankan agar anak-anak tidak bermain di area banjir demi mencegah risiko tenggelam. “Keselamatan anak-anak adalah prioritas. Jangan biarkan mereka bermain di lokasi yang berbahaya,” tambahnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menyerukan pentingnya kolaborasi antarwarga dan pihak terkait dalam menghadapi banjir. Ia berharap masyarakat dapat saling mengingatkan dan bekerja sama untuk mengurangi dampak bencana yang sering terjadi di kawasan bantaran Sungai Kahayan.
“Kita harus bersama-sama menghadapi tantangan ini. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir,” tutupnya.
Dia berpesan agar masyarakat tetap tenang namun tanggap terhadap perubahan situasi. Ia berharap warga dapat mengutamakan keselamatan diri dan keluarga di atas segalanya. (Mhu)


