Kantamedia.com – Bagi Anda para ibu hamil (Bumil) yang saat ini tengah memasuki trimester pertama kehamilan, sebaiknya mengetahui dan memerhatikan sejumlah larangan penting yang tidak boleh dilakukan, karena ini adalah fase penting perkembangan janin. Dengan mengetahui hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan bumil, gangguan kehamilan, termasuk keguguran, pun dapat dicegah.
Untuk diketahui, trimester pertama berlangsung dari minggu pertama hingga minggu ke-13 kehamilan. Di trimester ini, organ-organ janin sedang terbentuk. Paparan obat, infeksi, maupun hal berbahaya lainnya sangat mungkin menyebabkan perkembangan janin terganggu, bahkan menyebabkan cacat pada janin.
Agar kondisi tersebut tidak terjadi, Bumil perlu memerhatikan pantangan ibu hamil trimester pertama. Tidak sekedar mengoptimalkan tumbuh kembang janin, menjauhi pantangan selama kehamilan juga memastikan janin terlahir dengan sempurna tanpa kekurangan apa pun.
Larangan Ibu Hamil Trimester Pertama
Banyak hal atau kondisi yang tidak berbahaya bila dilakukan di luar masa kehamilan. Namun, saat hamil, khususnya pada trimester pertama, melakukan hal normal tersebut bisa saja mengganggu tumbuh kembang janin.
Melansir dari Alodokter, berikut ini adalah beberapa hal yang termasuk dalam larangan ibu hamil trimester pertama:
1. Mengonsumsi kafein
Ibu hamil trimester pertama sebaiknya tidak mengonsumsi kafein. Menurut sebuah penelitian, ibu hamil yang mengonsumsi kafein lebih rentan mengalami keguguran maupun menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Jika Bumil mengonsumsi kafein untuk meredakan rasa lelah atau kantuk akibat morning sickness, cobalah menggantinya dengan minum air putih lebih banyak, membuat teh jahe, maupun minum infused water yang lebih menyehatkan.
2. Menggunakan obat jerawat
Perubahan hormon saat hamil dapat menyebabkan masalah kulit, seperti timbulnya jerawat yang sangat mengganggu. Jika ingin menghilangkan jerawat tersebut, Bumil sebaiknya menghindari produk skincare yang mengandung retinol. Zat ini dapat terserap hingga ke pembuluh darah dan menyebabkan keracunan walaupun digunakan hanya pada kulit.
Penggunaan obat jerawat yang mengandung retinol menjadi larangan ibu hamil trimester pertama karena dapat mengganggu perkembangan janin, bahkan menimbulkan cacat lahir, termasuk hidrosefalus dan cacat jantung.
Sebagai gantinya, Bumil sebaiknya menggunakan produk skincare yang mengandung asam alfa hidroksi (AHA) dengan kadar rendah yang masih tergolong aman. AHA dapat mengurangi kerutan dan meredakan jerawat.



