Untuk Bumil, Ketahui 9 Larangan Trimester Pertama Ini Beserta Dampaknya

3. Mengonsumsi sushi

Saat mengandung, Bumil sebaiknya tidak mengonsumsi sushi, terlebih sushi mentah atau sashimi. Mengonsumsi makanan mentah menjadi larangan ibu hamil trimester pertama karena makanan tersebut bisa mengandung merkuri yang tinggi dan bakteri, seperti Toxoplasmosis, Salmonella, dan Listeria.

Bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi dan keracunan makanan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang janin, kelahiran prematur, hingga keguguran.

Oleh karena itu, pastikan Bumil mengonsumsi makanan yang dimasak hingga benar-benar matang untuk membunuh bakteri sekaligus mencegah infeksi pada Bumil dan bayi.

4. Mengonsumsi jeroan

Jeroan mengandung kadar vitamin A yang tinggi dan dapat berbahaya jika dikonsumsi berlebihan oleh ibu hamil pada trimester pertama. Berlebihnya kadar vitamin A dalam tubuh Bumil dapat menyebabkan cacat pada sistem saraf pusat, gangguan pada sistem kardiovaskuler janin, dan bahkan menyebabkan keguguran.

Meski begitu, asupan vitamin A selama kehamilan tetap diperlukan. Pasalnya, kekurangan vitamin A justru dapat menyebabkan penurunan fungsi imun dan menurunkan sistem kekebalan tubuh janin.

Untuk mencegah kondisi tersebut, Bumil dapat mengonsumsi suplemen vitamin A dengan dosis yang dianjurkan dokter dan tidak mengonsumsi jeroan selama hamil, khususnya pada trimester pertama.

5. Memijat perut

Memijat perut menjadi larangan ibu hamil trimester pertama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran. Ini karena pijatan pada perut dapat memicu rahim berkontraksi.

Jika Bumil ingin melakukan pijat sebaiknya hindari memijat bagian perut dan pastikan proses pemijatan dilakukan oleh terapis yang sudah terlatih untuk memijat ibu hamil trimester pertama. Hindari pula posisi tengkurap saat melakukan pijatan karena dapat menekan janin.

6. Menggunakan sunscreen

Larangan ibu hamil trimester pertama selanjutnya adalah penggunaan sunscreen yang mengandung oxybenzone. Bahan kimia ini tergolong berbahaya karena dapat dengan mudah diserap tubuh dan menetap untuk waktu yang lama, sehingga meningkatkan risiko terjadinya berat bayi lahir rendah.

Selain itu, oxybenzone juga dapat memengaruhi sistem hormon endokrin pada Bumil, sehingga menyebabkan masalah perkembangan janin. Studi menunjukkan bahwa menggunakan sunscreen dengan bahan ini dapat menyebabkan cacat lahir, termasuk penyakit Hirschprung.

TAGGED:
Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *