Muara Teweh, kantamedia.com – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan di perairan Barito Utara membuahkan hasil. Satu dari dua korban yang dilaporkan hilang di sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (6/4/2026) pagi.
Kepala BPBD Barito Utara melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa korban atas nama Bripda Vikma Setiawan (22) ditemukan sekitar pukul 08.31 WIB, berjarak kurang lebih dua kilometer dari titik awal kejadian.
“Korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait,” ujarnya.
Korban merupakan anggota Polri asal Kabupaten Murung Raya yang sebelumnya terjatuh saat mengawal proses sandar kapal pengangkut minyak sawit mentah (CPO).
Korban diketahui merupakan anggota Polri berusia 22 tahun yang berdomisili di Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya. Sebelumnya, ia dilaporkan tenggelam di Sungai Barito saat melakukan pengawasan terhadap kapal tongkang yang akan bersandar untuk pengisian crude palm oil (CPO) di dermaga tersebut.
Insiden di Sungai Barito itu terjadi pada Sabtu malam (4/4/2026). Dalam peristiwa tersebut, satu korban lainnya, yakni anak buah kapal (ABK) bernama Aleksandro Brianonggasa, hingga kini masih belum ditemukan.
Rizali menambahkan, pencarian terhadap korban kedua masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, kepolisian perairan, pemadam kebakaran, hingga relawan setempat.
Dia menambahkan bahwa fokus pencarian kini dialihkan dengan memperluas radius penyisiran dari titik koordinat jatuhnya korban. Petugas juga mengimbau masyarakat di bantaran sungai untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau benda mencurigakan yang berkaitan dengan korban hilang. Cuaca dan kuatnya arus sungai menjadi variabel utama yang terus dipantau tim di lapangan guna memastikan keselamatan personel selama proses pencarian berlangsung. (*/pri)


