Rakit Terbalik, Polisi dan ABK Tenggelam di Sungai Barito

Muara Teweh, Kantamedia.com – Tim gabungan SAR terus melakukan pencarian terhadap dua korban tenggelam di Sungai Barito, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Hingga hari pertama operasi, korban yang terdiri dari seorang anggota Polri dan satu anak buah kapal (ABK) belum ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir aliran Sungai Barito dalam radius sekitar 500 meter.

“Tim gabungan telah melakukan pencarian di hari pertama, namun kedua korban masih belum berhasil ditemukan,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Peristiwa tenggelam tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di Dermaga PT Multi Persada Gatramegah (MPG). Saat itu, kapal Mitra Jaya V yang membawa muatan crude palm oil (CPO) hendak bersandar di pelabuhan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, insiden diduga bermula saat kapal akan merapat ke dermaga dan terjadi benturan. Saat itu korban bersama tiga orang lainnya berusaha menyeberang  menuju kapal tongkang dengan menggunakan rakit sederhana. Namun nahas, diduga terjadi benturan, rakit yang mereka gunakan tidak stabil dan akhirnya terbalik.

Dalam situasi tersebut, seorang anggota Polri, Bripda Vikma Setiawan, dilaporkan terjatuh ke Sungai Barito.

Melihat kejadian itu, seorang ABK bernama Aleksandro Brianonggasa berupaya memberikan pertolongan. Namun nahas, keduanya justru tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Barito Utara, AKP Wahidin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban hingga kini masih dalam pencarian.

“Benar kejadiannya Sabtu malam, namun baru dilaporkan pada siang hari. Dua orang yang hilang terdiri dari satu anggota Dit Sabhara Polda Kalteng dan satu orang ABK,” ujar AKP Wahidin, Minggu (5/4/2026).

Sementara itu, Kapolres Barito Utara Singgih Febiyanto melalui Kasat Reskrim Ricky Hermansyah menyampaikan bahwa penanganan awal kejadian telah dilakukan oleh Satuan Polisi Air (Satpolair).

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan terkait kronologi lengkap insiden tenggelam di Sungai Barito tersebut. Hingga kini, proses pencarian terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur guna menemukan kedua korban secepatnya. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *