Seorang Pria Terjun ke Sungai Barito dari Jembatan KH Hasan Basri

Muara Teweh, Kantamedia.com – Seorang warga dilaporkan nekat melompat dari Jembatan K.H Hasan Basri ke Sungai Barito, Sabtu malam (4/4/2026). Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh warga bersama petugas yang berada di sekitar lokasi.

Mengutip keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara Rizali Hadi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.20 WIB setelah Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Barito Utara menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di atas jembatan.

Mendapat informasi tersebut, petugas TRC Pusdalops langsung bergerak menuju lokasi kejadian sembari berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Namun, saat dalam perjalanan, tim memperoleh kabar bahwa korban sudah terjun ke Sungai Barito.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui melompat dari jembatan dan terbawa arus sungai sejauh kurang lebih 80 meter. Korban kemudian tersangkut di tiang pengukur ketinggian air di aliran Sungai Barito,” sebut Rizali Hadi, yang diunggah melalui laman media sosialnya, Minggu (5/4/2026).

Warga yang mendengar teriakan korban segera memberikan pertolongan. Proses evakuasi turut dibantu motoris speed boat milik Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang saat itu berjaga di pelabuhan.

Korban diketahui berinisial JBG, seorang anak laki-laki yang berdomisili di Jalan Kelud, Kecamatan Teweh Tengah, Muara Teweh. Informasi sementara menyebutkan korban tidak memiliki kemampuan berenang, sehingga sempat mengalami kesulitan saat berada di dalam air.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam pemantauan tenaga kesehatan.

Sementara itu, motif di balik tindakan korban melompat ke Sungai Barito masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan, terutama di area rawan seperti jembatan dan perairan. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *