Waspada, Ini 7 Modus Penipuan Online Kuras Rekening Lewat Pesan WA

3. Modus surat tilang

Penipuan online modus kiriman file apk kembali berganti rupa lewat pengiriman surat tilang di WhatsApp pada Maret 2023.

Beberapa warganet mengunggah chat dari kontak yang mengaku sebagai kepolisian dan menyebut penerima pesan sudah melanggar aturan lalu lintas. Penipu juga meminta membuka data berjudul ‘Surat Tilang-1.0.apk’ yang turut diunggah dalam pesan WhatsApp.

4. Mencatut Aplikasi Provider

Pelaku penipuan online kemudian beralih modus dengan mengatasnamakan  MyTelkomsel, aplikasi milik provider atau operator seluler Telkomsel, untuk membuat pelanggan mengklik file apk.

Modusnya calon korban diminta mengakses dan kemudian mengunduh file apk yang dikirimkan via pesan singkat.

Setelah proses instalasi rampung, calon korban akan diminta memberikan izin akses ke beberapa aplikasi termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech.

Jika akses diberikan, maka sangat mungkin bagi pelaku kejahatan mengontrol gawai korban serta mengetahui seluruh informasi rahasia seperti PIN, password, dan kode OTP.

Merespons hal ini, Telkomsel memastikan pihaknya tidak pernah meminta kode verifikasi dalam bentuk apa pun, termasuk mengirimkan permintaan kepada pelanggan untuk mengunduh file apk.

5. Modus apk seolah pdf

Para penjahat siber kembali mengubah modusnya. Kali ini modus penipuan apk berganti muka jadi file pdf via pembelian barang di online shop.
Caranya sederhana, menulis ulang format .apk menjadi .Pdf. Tujuannya demi menutupi ke-apk-an file tersebut.

Lewat WhatsApp, penipu memberikan file yang diklaim daftar orderan demi memancing penjual membukanya. Formatnya datanya adalah .Pdf. Sementara, file dalam bentuk pdf yang biasanya disebar di kolom chat perpesanan berwarna merah dan tidak diawali dengan huruf kapital (.pdf).

Sedangkan, file yang disebar kepada para korban terlihat seakan diubah nama file ‘List order.Pdf’ dan tidak berwarna merah.

Bagikan berita ini
Bsi
Premium Wordpress Themes