Jakarta, Kantamedia.com – Pada momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Sambungkan Senyuman di berbagai wilayah Indonesia.
Program tahunan ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti komunitas dhuafa, yayasan sosial, rumah sakit yang melayani kelompok rentan, serta masyarakat di daerah dengan kebutuhan khusus. Bantuan disalurkan dalam bentuk hewan kurban dan olahan makanan siap saji agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.
Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan, UMKM lokal, dan mitra strategis. Selain menghadirkan dampak sosial, kegiatan ini juga mendukung ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Melalui kolaborasi tersebut, ratusan hewan kurban dan puluhan ribu penerima manfaat setiap tahunnya menjadi wujud nyata kebersamaan Telkomsel dalam menghadirkan dampak positif.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyampaikan bahwa momentum Iduladha bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga refleksi komitmen Telkomsel untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. “Setiap tahun, kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, konsistensi bantuan Telkomsel merupakan bagian dari semangat Melayani Sepenuh Hati, di mana perusahaan tidak hanya hadir melalui layanan digital, tetapi juga melalui kepedulian nyata di tengah kehidupan masyarakat. “Program CSR ini juga menjadi wujud kolaborasi Telkomsel dengan berbagai pihak, termasuk kontribusi karyawan dan dukungan mitra strategis yang menitipkan amanahnya untuk disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dengan mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian, Telkomsel memastikan setiap inisiatif sosial yang dijalankan memberikan manfaat yang relevan dan berkelanjutan. Pelibatan UMKM lokal dalam pengadaan dan distribusi bantuan juga menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta penguatan ekosistem sosial yang inklusif. (Mhu).


