Muara Teweh, Kantamedia.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara memastikan proyek pelebaran jalan di Kota Muara Teweh tidak mengabaikan kelancaran proses belajar mengajar. Langkah antisipasi ini ditegaskan melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Senin (6/7/2026).
Langkah diplomasi antar-instansi ini ditempuh guna menjamin seluruh tahapan fisik di lapangan berjalan sesuai kaidah administrasi sekaligus melindungi aset sekolah yang terdampak.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, menegaskan bahwa percepatan fisik infrastruktur harus selaras dengan perlindungan hak-hak belajar para siswa.
“Kami mendukung penuh program pembangunan daerah. Namun, perhatian utama kami adalah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung baik dan tidak terdampak proses pembangunan,” kata Iman Topik di Muara Teweh, Rabu (8/7/2026).
Pihaknya menyerahkan dokumen pemberitahuan resmi kepada Pemprov Kalteng sebagai wujud transparansi dan kepatuhan prosedur. Langkah sinergis ini dinilai krusial apabila proyek jalan bersinggungan langsung dengan fasilitas pendidikan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Iman Topik didampingi Kepala Dinas Perkimtan Ir. Junaidi, Kabid Pertanahan Ary Sudarta, Kabid Cipta Karya Ignasius, serta jajaran Kabid Pendidikan Dasar dan PAUD Barito Utara.
“Kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting mewujudkan pembangunan ber dampak luas tanpa mengesampingkan mutu pendidikan,” tuturnya.
Pemkab Barito Utara berkomitmen menjaga sinergi lintas sektor ini agar pengerjaan fisik berjalan mulus tanpa mengorbankan kualitas layanan publik di dunia pendidikan. (pri)


