Muara Teweh, Kantamedia.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meminta perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan skala prioritas. Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi dan konsolidasi bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Aula Rapat Setda Lantai I, Rabu (9/9/2026).
Rapat tersebut juga diikuti Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Agendanya membahas rencana peningkatan dan pembangunan jalan serta jembatan di Kabupaten Barito Utara.
Dalam arahannya, Shalahuddin menekankan perencanaan harus matang, terukur, dan sesuai kebutuhan warga serta prioritas pembangunan daerah. “Kita ingin setiap perencanaan pembangunan infrastruktur benar-benar berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas. Jalan dan jembatan harus memberikan manfaat nyata, membuka akses, memperlancar konektivitas, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi dan konsolidasi antarjajaran. Menurutnya, langkah itu menentukan apakah pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan kemampuan serta prioritas daerah. Guna menghindari keterlambatan pelaksanaan serta tumpang tindih anggaran, pimpinan daerah meminta penguatan koordinasi internal di tubuh Dinas PUPR.
“Sinergi yang solid harus menjadi kunci utama agar realisasi fisik di lapangan berjalan tepat target dan selaras dengan daya dukung keuangan daerah. Dengan perencanaan berbasis prioritas, pembangunan jalan dan jembatan diharapkan sesuai kemampuan daerah dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Shalahuddin.
Melalui rapat ini, Pemkab Barito Utara memperkuat konsolidasi demi mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terencana, merata, dan berkelanjutan. Tujuannya mendukung konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat ini berlangsung ketika sejumlah pekerjaan infrastruktur masih berjalan. Hingga 31 Agustus 2026, realisasi fisik di bawah Dinas PUPR Barito Utara mencapai 44,98 persen dan realisasi keuangan 27,92 persen dari total anggaran dinas tahun ini sebesar Rp1.195.856.672.354. Di antara pekerjaan yang berjalan adalah pembangunan Jalan Montallat 2–Tumpung Laung Seberang dan Jembatan Islamic Centre Muara Teweh. (pri)






