Palangka Raya, kantamedia.com – Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Kalimantan Tengah diinstruksikan untuk segera menjadi motor penggerak transformasi birokrasi dan bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.
Hal itu disampaikan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, Sunarti, saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 280 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lintas kabupaten di Aula BPSDM Kalteng, Jumat (10/4/2026).
“Latsar CPNS merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter aparatur. Peserta telah ditempa untuk menjadi pelayan publik yang memiliki integritas tinggi dan tangguh dalam menghadapi dinamika sistem pemerintahan yang semakin kompleks,” kata Sunarti.
Sunarti menegaskan, peserta tidak hanya dipersiapkan sebagai pegawai, melainkan sebagai pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika birokrasi. Ia juga menyoroti tuntutan zaman yang mendorong birokrasi agar lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Pemprov Kalteng saat ini tengah memperkuat reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan publik, peningkatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta percepatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Ia meminta seluruh alumni Latsar CPNS mampu membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing. Inovasi, lanjutnya, harus menjadi prioritas, bukan sekadar menjalankan rutinitas kerja yang sudah ada. “Kalian tidak sedang disiapkan menjadi pegawai biasa. Alumni Latsar CPNS harus menjadi agen perubahan yang membawa inovasi serta mampu memperbaiki sistem di unit kerja masing-masing,” tegas Sunarti.
Selain itu, Sunarti menekankan pentingnya pembentukan karakter ASN yang unggul, meliputi sikap santun, pola pikir kritis dan kreatif, kepribadian yang berintegritas, serta keterampilan yang adaptif terhadap perkembangan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, melaporkan jumlah peserta Latsar CPNS Gelombang II mencapai 280 orang, berasal dari Kabupaten Katingan, Lamandau, dan Seruyan. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan Golongan II Angkatan III serta Golongan III Angkatan VI hingga XI dinyatakan lulus.
“Pemprov berharap lulusan Latsar CPNS mampu memperkuat kualitas pelayanan publik dan berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045,” kata Nunu. (*/pri)


