Kabut Asap Tebal Selimuti Barsel, Polres akan Gelar Salat Istisqa

Buntok, Kantamedia.com – Di tengah kekeringan dan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum reda, Polres Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mengajak warga memohon hujan lewat Salat Istisqa. Ibadah itu dijadwalkan berlangsung Jumat (16/10/2026) sebagai ikhtiar spiritual kepada Allah SWT.

Salat Istisqa akan dimulai pukul 07.00 WIB di halaman Markas Komando (Mako) Satuan Samapta Polres Barsel, Jalan Tugu, Buntok, tepat di depan Taman Iring Witu.

Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengundang seluruh masyarakat Barsel untuk hadir dan bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun.

“Semoga dengan Salat Istisqa ini, Allah SWT menurunkan hujan dan menghapus kabut asap akibat karhutla,” kata Eko di Buntok, Kamis (15/10/2026).

Menurut Eko, Salat Istisqa adalah bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT saat kekeringan berkepanjangan. Ia menyebut karhutla tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu kabut asap yang bisa membahayakan kesehatan dan memperpendek jarak pandang pengendara.

“Kita berharap melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperkuat doa dan kebersamaan dalam menghadapi bencana karhutla yang terjadi di wilayah Barsel,” katanya.

Meski demikian, doa bersama bukan satu-satunya jalan. Eko menekankan bahwa pemadaman, pendinginan lahan, dan pencegahan harus terus berjalan agar api tidak menyala lagi dan asap tidak semakin meluas.

“Kita mengajak masyarakat untuk hadir dan bersama-sama mengikuti Salat Istisqa dengan harapan hujan segera turun, udara kembali bersih, serta aktivitas warga dapat berlangsung normal,” ujarnya.

Pengertian Istisqa

Secara bahasa, istisqa bermakna memohon curahan air kehidupan, atau thalab al-saqaya dalam bahasa Arab. Para ulama fikih menggolongkannya sebagai salat sunah muakadah, yaitu sunah yang sangat dianjurkan, untuk meminta hujan kepada Allah.

Tradisi ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW. Dalam riwayat Abu Hurairah r.a. yang dicatat Imam Ahmad, Nabi suatu hari keluar rumah untuk memohon hujan. Beliau salat dua rakaat bersama para sahabat tanpa azan dan iqamah, lalu berkhutbah dan berdoa. Saat berdoa, beliau menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dan membalik selendang sorbannya dari pundak kanan ke kiri.

Waktu Pelaksanaan Salat Istisqa

Salat ini dikerjakan saat kemarau panjang dan hujan tak kunjung turun. Merujuk hadis dari Aisyah, Rasulullah SAW menunaikannya setelah matahari terbit, seperti waktu Salat Idulfitri dan Iduladha. Sebagian ulama membolehkannya pada sore hari, asal tidak pada waktu yang dilarang untuk salat, yakni ketika matahari tepat di atas kepala dan saat terbenam.

Tata Cara Salat Istisqa

Adapun tata cara salat istisqa sebagai berikut:

  • Imam dan makmum berkumpul di tanah lapang untuk salat berjemaah.
  • Tanpa azan dan iqamah, keduanya berniat: “Ushalli sunnat al-istisqai, rak’ataini mustaqbil al-qiblati (imaman/makmuman) lillahi taala.”
  • Setelah takbiratulihram, dilakukan takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
  • Pada tiap rakaat, imam membaca Al-Fatihah dan satu surah pendek dengan suara keras (jahr) agar terdengar makmum.
  • Dilanjutkan rukuk, dua sujud, dan duduk di antara dua sujud.
  • Pada rakaat kedua, setelah sujud, imam dan makmum duduk tahiat akhir dengan bacaan tahiat, tasyahud, dan selawat seperti salat wajib.
  • Salat ditutup dengan salam sambil menoleh ke kanan dan kiri.
  • Imam menyampaikan dua khutbah dengan berdiri, diselingi duduk sejenak di antara keduanya.

Rukun dan tata cara khutbah sama seperti Salat Id, dengan takbir sembilan kali pada khutbah pertama dan tujuh kali pada khutbah kedua. Khatib dianjurkan mengajak jemaah bertobat, memperbanyak istigfar, dan memohon ampun, dengan harapan Allah mengabulkan hajat mereka.

Di akhir setiap khutbah, khatib disunahkan berdoa dengan membelakangi jemaah menghadap kiblat, menukar posisi selendang sorban di pundaknya, dan mengangkat kedua tangan. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *