BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem Kalteng, Lapisan Tanah Mudah Terbakar

PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Potensi cuaca ekstrem dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai di Kalimantan Tengah menjelang peralihan menuju musim hujan. Meski hujan berpotensi terjadi pada akhir Oktober 2026, kondisi lapisan bawah permukaan tanah di sebagian besar wilayah masih diprakirakan sangat mudah terbakar.

Prakirawan BMKG Palangka Raya, Lian Adriani, menyampaikan peringatan tersebut pada Kamis (22/10/2026). Pada masa peralihan musim, masyarakat diminta mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, termasuk hujan lokal berintensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat yang berpotensi disertai petir atau kilat dan angin kencang.

Selain itu, potensi cuaca ekstrem dapat berupa angin puting beliung maupun hujan es di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu dampak lanjutan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Di sisi lain, potensi kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah diprakirakan masih berada dalam kategori sangat mudah terbakar hingga 25 Oktober 2026. Kondisi tersebut berpotensi menurun pada 26–28 Oktober seiring adanya peluang hujan pada periode tersebut.

Namun, peluang hujan itu diperkirakan belum cukup untuk membasahi lapisan bawah permukaan tanah. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah masih berada dalam kategori sangat mudah terbakar pada lapisan tersebut, sehingga risiko karhutla tetap perlu menjadi perhatian meskipun hujan mulai berpotensi turun.

Perkiraan tersebut menunjukkan bahwa datangnya hujan tidak serta-merta menghilangkan risiko kebakaran lahan. Kondisi lapisan atas dan bawah permukaan tanah dapat berbeda, sehingga upaya pencegahan karhutla tetap diperlukan selama kondisi lahan masih mudah terbakar.

Pada saat yang sama, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim. Kesiapsiagaan diperlukan untuk mengantisipasi dampak hujan lebat, angin kencang, dan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui aplikasi Info BMKG yang tersedia di App Store dan Play Store. Informasi cuaca dan iklim Kalimantan Tengah juga dapat diakses melalui situs resmi http://kalteng.bmkg.go.id/home/. (daw)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *