PPN Gelar FGD Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional

Berbasis Desa dan Kelurahan

Palangka Raya, Kantamedia.com – Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pemuda Nusantara menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional di Tingkat Lokal (Kelurahan/Desa) di Palangka Raya, kemarin

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan mulai dari lingkungan masyarakat paling dekat, yakni desa dan kelurahan, sebagai fondasi memperkuat ketahanan nasional.

FGD tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPD RI Agustin Teras Narang, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, perwakilan Kapolda Kalimantan Tengah melalui Dir Intelkam, perwakilan Pangdam XXII/Tambun Bungai, serta unsur Forkopimda Kota Palangka Raya.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan akademisi dan praktisi sebagai narasumber, yakni Eli Karliani dan Fitria Husnatarina. Forum ini turut diikuti para camat, lurah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi Cipayung Kota Palangka Raya, hingga ketua himpunan mahasiswa se-Kalimantan Tengah.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPN, Fiteli Waruwu dalam sambutannya menegaskan bahwa negara yang besar dibangun dari fondasi desa yang kuat dan masyarakat yang memiliki rasa persatuan.

Ia mengutip pandangan sosiolog Selo Soemardjan bahwa keberagaman suku di Kalimantan Tengah, seperti Dayak, Melayu, Jawa, Banjar, dan lainnya merupakan modal sosial yang harus dijaga melalui rasa saling percaya dan kesetiaan terhadap bangsa.

Ketahanan nasional bukan hanya soal militer, melainkan kondisi dinamis yang mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan yang semuanya bermula dari tingkat lokal,” ujar Fiteli.

Menurutnya, kemajuan ekonomi desa merupakan bagian dari ketahanan ekonomi nasional, sedangkan kerukunan masyarakat menjadi fondasi ketahanan sosial budaya. Ia juga menilai peran pemuda dalam menolak perpecahan merupakan bentuk nyata menjaga ketahanan ideologi bangsa.

Di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi yang tidak terfilter, FGD tersebut merumuskan tiga langkah strategis, yakni menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda desa, memanfaatkan kearifan lokal dan budaya sebagai perekat persatuan, serta mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan ekonomi desa.

Fiteli menegaskan DPP PPN berkomitmen menjadi jembatan bagi pemuda untuk bergerak aktif dalam membangun daerah sekaligus menjaga kedaulatan bangsa.

“Mari kita ambil manfaat dari para narasumber, lalu bawa kembali ilmunya ke desa dan kelurahan. Jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa besar, yang mengerti bahwa nasib bangsa ada di tangan kita, dimulai dari tempat kita berpijak,” tutupnya. (*/Rik)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *