Palangka Raya, kantamedia.com – Sebanyak 105 warga mendatangi Balai Basara RT 02 RW 02, Kelurahan Sei Gohong, Kota Palangka Raya, untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang digelar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap di wilayah Kota Palangka Raya.
Warga dari berbagai kelompok usia memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Mulai dari lanjut usia (lansia), anak-anak, ibu hamil, hingga masyarakat umum datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Tenaga kesehatan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Ina Nur Aida, mengatakan, sebagian besar keluhan warga yang mendapatkan pelayanan berkaitan dengan gangguan pernapasan.
“Keluhan yang paling banyak kami temukan adalah gangguan pernapasan, seperti pilek dan batuk. Selain itu, ada juga warga yang mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol, dan asam urat,” ujar Ina.
Ia menjelaskan, layanan kesehatan ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan, terutama di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kabut asap akibat karhutla.
Sementara itu, Lurah Sei Gohong, Murdianto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yang telah menghadirkan layanan kesehatan bagi warganya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat mengingat sebagian besar masyarakat Kelurahan Sei Gohong memiliki aktivitas pekerjaan di luar ruangan sehingga berisiko terpapar kabut asap.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas layanan kesehatan yang diberikan BAZNAS kepada masyarakat Sei Gohong,” ungkap Murdianto.
Selain di Kelurahan Sei Gohong, layanan kesehatan sebagai bagian dari respons BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya penanganan dampak karhutla di Kota Palangka Raya juga dilaksanakan pada sejumlah wilayah lainnya, yakni Kelurahan Kalampangan, Kelurahan Danau Tundai, Kelurahan Tanjung Pinang, Kelurahan Pahandut Seberang, dan Kelurahan Pahandut. Kegiatan berlangsung sejak 30 Oktober sampai 5 November 2026.
Dalam setiap kegiatan, BAZNAS juga berkolaborasi dengan dokter maupun tenaga kesehatan di daerah setempat.
Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS berupaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus memastikan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil mendapatkan perhatian di tengah situasi bencana kabut asap.
Kegiatan ini menjadi wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan sosial, tetapi juga dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan umat. (pri)






