Muara Teweh, kantamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Antang Ganda Utama (AGU) dan PT Dhanistha Surya Nusantara (DSN), Jumat (31/1/2025). RDP tersebut membahas terkait keberlanjutan dan evaluasi kemitraan antara kedua perusahaan dengan Koperasi Byna Mitra Utama Desa Sikui.
Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, serta dihadiri oleh 12 anggota dewan dari berbagai komisi. Turut hadir dalam rapat ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Barito Utara, Gazali, Ketua Koperasi Byna Mitra, Abdullah Rani, beserta pengurus koperasi, serta Pimpinan PT. AGU/DSN Regional Head DSN Kalimantan, Norman Putra.
Pada RDP itu, anggota DPRD Barut, Neti Herawati meminta PT AGU/DSN untuk memberikan fleksibilitas kepada pemilik lahan dalam mencari tenaga kerja sendiri guna mengatasi kekurangan tenaga kerja di lapangan.
Hal itu menanggapi keluhan yang disampaikan Ketua Koperasi Byna Mitra Utama Desa Sikui, Abdullah Rani.
Pasalnya menurut Abdullah, selama ini pihaknya menilai bahwa hasil panen yang dilakukan PT AGU/DSN tidak maksimal karena ada buah yang tidak dipanen dan tidak dilakukan pemeliharaan serta perawatan, karena kurangnya tenaga kerja di lapangan.
“Hal ini menyebabkan kerugian besar bagi koperasi dan petani karena hasil panen selalu mengalami penurunan,” ungkap Abdullah Rani.
Anggota Komisi II lainnya, Gun Sriwitanto menekankan bahwa kemitraan ini seharusnya saling menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota koperasi.
Sebagai langkah tindak lanjut, Komisi II DPRD Barut berencana akan melakukan kunjungan lapangan guna melihat kondisi sebenarnya.
“Evaluasi kemitraan ini akan kembali dilakukan dalam enam bulan ke depan guna memastikan keberlanjutan kerja sama yang lebih adil dan menguntungkan semua pihak, agar dapat membangun hubungan kemitraan yang lebih harmonis dan saling menguntungkan,” tegas Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha. (red)


