Muhajirin Soroti Jalan Rusak dan Krisis Air Desa

Palangka Raya, Kantamedia.com – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah dari Dapil V, Muhajirin, menegaskan kondisi jalan desa masih menjadi persoalan paling mendesak yang disuarakan masyarakat saat kegiatan reses di empat kecamatan, Senin (17/11/205). Dari delapan titik kunjungan, aspirasi utama yang hampir seragam adalah perbaikan akses jalan yang belum terealisasi optimal.

Menurut Muhajirin, sebagian besar desa masih bergantung pada jalan tanah yang rusak parah, terutama saat musim hujan. Warga menilai perbaikan jalan bukan sekadar kebutuhan mobilitas, tetapi juga syarat dasar bagi aktivitas pendidikan, ekonomi, hingga akses layanan kesehatan. “Setiap turun reses, pasti yang pertama dikeluhkan adalah jalan,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan sumur bor. Kelangkaan air bersih masih terjadi di sejumlah desa, terutama pada musim kemarau. Warga berharap pemerintah memberi prioritas pada penyediaan sarana air bersih.

Di sektor pertanian, Muhajirin menerima banyak keluhan terkait gagal panen akibat perubahan musim dan kondisi tanah yang dipengaruhi banjir. Ia menjelaskan wilayah Kapuas sangat bergantung pada pasang surut air, sehingga perubahan cuaca mendadak berdampak besar terhadap produktivitas tanaman. “Berbeda dengan Jawa yang tata airnya sudah tertata, di daerah kami masih sangat bergantung pada alam,” katanya.

Muhajirin juga menyoroti fenomena viral petani cabai yang mencabut tanamannya karena harga anjlok. Ia menilai pemerintah perlu melakukan intervensi pada pola tanam dan pemasaran hasil pertanian agar tidak terjadi kelebihan pasokan yang memicu penurunan harga. Cabai, menurutnya, merupakan komoditas sensitif yang tidak bisa disimpan lama sehingga stabilisasi pasar menjadi penting. (Daw)

Bagikan berita ini
Bsi
Premium Wordpress Themes