Tiga Jenazah Ditemukan di Area Tambang Barsel, DPRD Kalteng Desak Penyelidikan Tuntas

Palangka Raya, Kantamedia.com – Penemuan tiga jenazah di kawasan PIT Suwalang, area PT MUTU, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, memicu keprihatinan dan sorotan terhadap aspek keamanan serta pengelolaan pascatambang perusahaan.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Habib Sayid Abdurrahman, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan mendesak aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara menyeluruh.

“Kami sangat menyesali dan berduka atas peristiwa ini. Pihak berwenang harus mengusut secara tuntas dan terang benderang penyebab ditemukannya tiga jenazah di kawasan tersebut,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Ia menegaskan, penyelidikan tidak hanya menyentuh aspek pidana, tetapi juga harus melibatkan instansi terkait untuk mengevaluasi kepatuhan perusahaan terhadap standar operasional prosedur dan regulasi pertambangan, termasuk kewajiban pascatambang.

Menurut Habib, kejadian ini menjadi momentum penting untuk meninjau ulang sistem pengamanan perusahaan, khususnya terkait potensi masuknya masyarakat ke area bekas tambang yang berisiko tinggi.

“Perusahaan wajib menjaga keamanan lingkungan operasionalnya. Aktivitas penambangan dan pascatambang tidak boleh menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat maupun lingkungan sekitar,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penataan dan reklamasi bekas tambang agar tidak menjadi sumber bahaya, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan dan dampak ekologis.

Selain menyoroti tanggung jawab korporasi, Habib mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar lokasi pertambangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak sembarangan masuk ke area pertambangan, karena menyangkut keselamatan jiwa,” katanya.

Habib meminta semua pihak tidak terprovokasi spekulasi yang belum terverifikasi serta mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat berwenang. (daw).

Bagikan berita ini