Palangka Raya, Kantamedia.com – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktaria, menegaskan pentingnya perlindungan menyeluruh terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk pelecehan, baik fisik maupun psikologis. Ia menilai dampak dari pelecehan sangat merusak dan kerap meninggalkan luka mendalam bagi para korban.
“Pelecehan tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam. Korban sering kali kehilangan rasa percaya diri, bahkan harga diri mereka turut hancur,” ujar Rana kepada awak media, Kamis (9/1/2025).
Rana menyatakan bahwa isu ini tidak bisa disikapi secara parsial, melainkan memerlukan perhatian dan keterlibatan dari semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum.
Ia mendorong terciptanya lingkungan yang aman, terutama bagi kelompok rentan, melalui kerja sama lintas sektor. Salah satu langkah konkret yang diusulkan yakni program edukasi publik mengenai bahaya dan dampak pelecehan serta pentingnya melindungi hak korban.
“Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pelecehan harus menjadi prioritas. Dengan hukuman yang setimpal, kita dapat menciptakan efek jera dan mencegah kasus serupa terulang kembali,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.
Rana juga menekankan perlunya layanan konseling dan program pemulihan bagi para korban, agar mereka dapat pulih secara utuh dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (Mhu).


