Jelang Pemilu, Sigit Imbau Masyarakat Bisa Memilah Informasi di Medsos

, kantamedia.com – Media Sosial (Medsos) merupakan sarana yang sering digunakan oleh setiap individu yang mempunyai gawai.

Apalagi saat 2024 yang hanya tinggal beberapa pekan saja, mereka menggunakan medsos sebagai sarana meraih suara atau simpati dari warganet.

Untuk itu diminta agar berhati-hati saat menggunakan media sosial (medsos), hal ini disampaikan oleh .

“Jangan sampai gara-gara berbeda pilihan dan dukungan pada Pemilu baik itu calon , presiden serta lain sebagainya malah membuat perpecahan,” kata Sigit di Palangka Raya, Senin, (08/01/2024).

Sigit mengatakan, pesta lima tahunan sekali ini tentunya harus disambut riang dan gembira. Karena kontestasi tersebut adalah ajang memilih para pemimpin sesuai dengan pilihan rakyat.

“Jangan sampai karena perbedaan dalam memilih paslon malah akan membuat perpecahan saling menghujat, tentu hal ini sangat dilarang,” tuturnya.

Apabila ada oknum-oknum yang mau memecah belah melalui medsos serta menggunakan media lainnya, jangan sampai warga terpengaruh.

“Karena jika terpengaruh nantinya yang rugi bukan saja oknum tersebut, melainkan warga lainnya yang tersulut emosi akibat isu-isu yang disebar di medsos,” ujarnya.

Jelang Pemilu 2024 ini sambungnya, tentunya banyak informasi terkait Pasangan Calon yang akan bertarung di Pemilihan Legislatif maupun Presiden. Maka dari itu masyarakat harus bisa memilah informasi yang baik di medsos.

“Saat ini warga kita sudah pintar dalam menindaklanjuti hal-hal negatif baik itu propaganda yang ingin membuat gaduh di medsos serta lain sebagainya. Maka dari itu hal-hal yang sifatnya memecah belah di medsos tidak ada muncul di daerah kita,” ucapnya.

Sigit menegaskan, apabila ada oknum masyarakat yang sengaja memproduksi berita bohong atau hal-hal negatif yang bisa membuat gaduh daerah melalui medsos tentunya bisa dikenakan pidana melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Mhu)

Bagikan berita ini