Palangka Raya, Kantamedia.com -Kalangan DPRD Palangka Raya menyoroti kekurangan guru Bahasa Inggris di SD Negeri 8 Menteng Jalan G. Obos XII, Palangka Raya. Ironisnya, kekurangan guru mata pelajaran ini diinformasikan sudah berbulan-bulan
Pihak sekolah bersama komite dan wali murid sejauh ini sudah mencari solusi sendiri, yakni dengan menjalankan iuran untuk membayar guru Bahasa Inggris paruh waktu, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan.
“Persoalan kekosongan guru ini terungkap saat kami melaksanakan reses, dimana pihak sekolah melalui komite menyampaikan sudah beberapa bulan tidak ada guru Bahasa Inggris di SD Negeri 8 Menteng,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, Rabu (15/4/2026).
Disampaikan, kekurangan guru ini terjadi karena guru sebelumnya sudah memasuki masa pensiun dan belum ada pengganti hingga sekarang. “Guru yang lama sudah pensiun, tapi sampai sekarang belum ada yang ditugaskan menggantikan,” ujarnya.
Adapun terkait inisiatif iuran dari komite dan wali murid, Salundik menilai kebijakan itu hanya solusi sementara dan tidak bisa dijadikan langkah jangka panjang. “Kita apresiasi upaya tersebut. Tapi ini bukan solusi, karena penyediaan guru itu tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.
Selebihnya Salundik menekankan, bahwa kekosongan guru tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut, karena bisa berdampak pada kualitas pembelajaran peserta didik.
“Kami harap Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan, dapat segera melakukan pendataan dan penataan distribusi guru, sehingga kualitas dan mutu pendidikan dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya. (*/Fay)


