“Cuaca panas yang cukup terik melanda wilayah Kota Palangka Raya belakangan ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Seperti dehidrasi, kelelahan, hingga risiko heatstroke apabila tidak diantisipasi dengan baik,” sebut Hasan, Minggu (26/4/2026).
Hasan pun memberikan tips kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, kurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari, serta gunakan pelindung seperti topi atau payung.
Perlu diperhatikan lagi bagi mereka kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia, agar mendapatkan perhatian lebih dalam menghadapi kondisi cuaca panas.
Terlepas dari itu Hasan meminta peran pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan fasilitas umum, seperti ruang terbuka hijau dan tempat berteduh, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
“Dengan adanya kewaspadaan bersama, maka masyarakat dapat terhindar dari dampak buruk cuaca panas yang tengah terjadi di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (*/Fay)


