Ini 6 Penyebab Banyak Masyarakat Indonesia Berobat ke Penang Malaysia

“Sangat cepat di sini, kita menunggu dari satu pelayanan ke pelayanan yang lainnya itu kadang kurang dari 5 menit, hasil seluruhnya bisa kita dapatkan kurang dari 4 jam. Jadi, kalau kita check in jam 07.00 seperti yang saya lakukan jam 11.00 itu sudah ada hasil, kecuali kita ingin melakukan check up tambahan ya untuk penyakit-penyakit tertentu, kita menunggu paling lama 1 jam. Jadi, kalau jam 07.00 di jam 12.00 kita sudah mendapatkan hasil komprehensif,” jelasnya.

3. Tingkat Kepercayaan

Rasa kepercayaan pasien yang tinggi terhadap hasil diagnosis yang diberikan Dokter di rumah sakit Penang, Malaysia juga mempengaruhi banyak masyarakat yang berobat ke Penang, Malaysia. Rasa kepercayaan ini timbul karena tingkat akurasi diagnosis penyakit yang berikan Dokter di rumah sakit Penang, Malaysia tinggi berkat para tenaga medis yang professional dan berbagai alat medis yang sudah canggih.

“Pasien-pasien itu mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap hasil yang dihasilkan oleh medical check up ataupun pengobatan. Nah, barang kali ini kecanggihan Dokternya dan juga dibantu dengan alat-alat sehingga rasa percaya itu tumbuh dan semakin tinggi,” ujarnya

4. Biaya yang Terjangkau

Biaya berobat di rumah sakit Penang lebih murah 30% dari biaya berobat di Jakarta dan lebih murah 50% dari biaya berobat di Singapura. Hal ini karena semua alat medis yang canggih tidak dikenakan pajak pemerintah ketika masuk ke Penang, Malaysia.

“Ya, saya katakan murah karena biayanya itu 30% dari biaya yang seharusnya atau biasanya yang kita bayar di Jakarta atau 50% lebih murah daripada di Singapura. Mengapa itu murah? Ternyata salah satunya mesin-mesin modern yang mahal itu ketika masuk di Penang itu tidak dikenakan pajak pemerintahnya, jadi ini sudah sangat menolong,” ungkapnya.

Terbukti dari cerita pemilik akun tiktok @happy.terus0, biaya check up Ibunya hanya sebesar 407 ringgit Malaysia atau sekitar 1,4 juta rupiah dengan kurs sebesar 3.680 pada saat itu. Selain itu, biaya untuk obat tiroid dan diabet selama 1-2 bulan sebesar 330 ringgit Malaysia atau sekitar 1,2 juta.

5. Semua Tenaga Medis bisa Berbahasa Indonesia

Banyak masyarakat Indonesia yang melakukan pengobatan di Penang, Malaysia karena semua tenaga media mulai dari Dokter hingga Perawat bisa berbahasa Indoensia. Selain itu, semua mesin atau alat medis yang canggih itu menggunakan bahasa Indonesia.

“Dokter dan Perawatnya itu semua bisa berbahasa Indonesia sehingga tidak menimbulkan kesulitan ya bagi pasien-pasien yang tidak berbahasa Inggris bahkan mesin-mesin modern yang saya pakai seperti mesin CT Scan dan lain-lain itu suah menggunakan bahasa Indonesia,” ungkapnya.

TAGGED:
Bagikan berita ini
Bsi
Premium Wordpress Themes