11 UMKM Binaan BI Kalteng Tembus KKI 2026

Palangka Raya, Kantamedia.com — Sebanyak 11 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Keikutsertaan ini menjadi upaya memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar UMKM Kalteng ke tingkat nasional dan global.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan penguatan UMKM ke depan perlu diarahkan pada tiga kata kunci: Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Hal itu disampaikannya saat membuka KKI 2026.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Sedangkan tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan,” ujar Destry.

Dari 11 UMKM binaan BI Kalteng, dua UMKM tampil secara luring yakni Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best. Keduanya dipilih sebagai UMKM unggulan Kalteng setelah mengikuti pembinaan berkelanjutan dari tahap penguatan usaha hingga perluasan pasar. Sembilan UMKM lainnya berpartisipasi melalui pameran daring.

Salah satu produk unggulan yang ditampilkan Griya Batik Umiy Lasega adalah motif Legenda Rusa Borneo di atas kain katun Jepang dengan malam kelapa sawit. Karya dengan teknik batik tulis premium ini dipajang di Hall of Inspiration KKI 2026.

UMKM wastra ini juga telah menembus pasar internasional seperti Polandia dan Belanda. Inovasi terus dilakukan, mulai dari penggunaan malam berbahan sawit hingga pengembangan motif pada kain linen untuk meningkatkan nilai tambah.

Sementara itu, Dapur S’best yang bergerak di bidang makanan olahan telah memperluas pasar hingga Australia dan Bangladesh. UMKM ini juga menjadi mitra pemasok makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program makanan bergizi gratis.

Sembilan UMKM lain yang ikut pameran daring yaitu Batik Moneng, Indang Apang Gallery, Jawet Niang, Mel’s Gallery, Must Yoan Farm, Mentaya Sweet, Sedaun Herbal, KWT Agro Sukses, dan Weavora.

Kantor Perwakilan BI Kalteng menyebut keikutsertaan luring dan daring ini untuk memperluas eksposur produk unggulan Kalteng. Sebelumnya, penguatan kapasitas dilakukan melalui program Road to KKI 2026 seperti Pesona Tambun Bungai 2026 di Duta Mall Palangka Raya, serta pendampingan digital dan perluasan penggunaan QRIS.

Seluruh UMKM binaan telah memanfaatkan QRIS dan transaksi melalui marketplace. Hal ini menjadi bagian strategi agar UMKM tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan perubahan pasar.

Secara keseluruhan, KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM secara luring dan 1.300 UMKM secara daring. Jumlah ini meningkat dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM luring dan 1.100 UMKM daring. (*/Fay)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *