Buntok, Kantamedia.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan mengambil langkah progresif untuk mendongkrak transparansi tata kelola sekolah. Dalam waktu dekat, instansi ini akan resmi membuka saluran aduan berbasis internet guna mempermudah publik menyampaikan berbagai kendala maupun potensi penyelewengan di sektor pendidikan.
Fasilitas digital tersebut dirancang sebagai wadah bagi publik untuk mengawal pelaksanaan program sekolah, mulai dari pengerjaan fisik bangunan hingga transparansi penyaluran bantuan keuangan bagi murid dan institusi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Dr. Manat Simanjuntak, menegaskan bahwa kontrol internal instansi saja tidak cukup kuat untuk memantau seluruh dinamika di lapangan. Menurutnya, partisipasi warga secara langsung sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan pemerintah berjalan tepat sasaran.
“Layanan ini memfasilitasi publik untuk mengirimkan aduan secara daring jika menemukan masalah pendidikan, baik persoalan fisik maupun nonfisik, termasuk dinamika bantuan pusat untuk sekolah dan siswa,” ujar Manat di Buntok, Selasa (13/10/2026).
Perketat Pengawasan Dana dan Fasilitas Sekolah
Manat merinci, kanal aduan ini bakal difokuskan untuk mengawasi berbagai proyek vital di daerah. Beberapa sasaran utamanya meliputi renovasi gedung sekolah, pengadaan sarana digitalisasi pembelajaran, hingga penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pihaknya menekankan bahwa seluruh program sosial dan pembangunan tersebut dirancang untuk menggenjot mutu pembelajaran, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi di atas kertas. Oleh sebab itu, pengawasan melekat dari masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik.
Mantan pengawas sekolah ini juga mengimbau warga agar tidak gentar melayangkan laporan jika menjumpai kejanggalan atau dugaan pelanggaran aturan. Setiap masukan yang masuk akan direspon melalui mekanisme penelusuran resmi sesuai koridor hukum yang berlaku.
“Lewat saluran aduan ini, kami mengajak publik aktif melakukan pengawasan. Jika menjumpai kendala atau penyimpangan, segera laporkan agar secepatnya kami proses,” tegas Manat.
Menjamin Keterbukaan dan Kepastian Tindak Lanjut
Guna mempermudah tahapan verifikasi di lapangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan meminta para pelapor untuk menyertakan keterangan yang rinci beserta bukti petunjuk yang valid.
Meski demikian, efektivitas sistem aduan anyar ini bergantung penuh pada keseriusan aparatur dalam merespons setiap masukan yang masuk. Kepastian alur penanganan aduan menjadi indikator utama agar kepercayaan warga terhadap efektivitas kanal digital ini tetap terjaga.
Melalui terobosan ini, Dinas Pendidikan Barito Selatan optimistis mampu mewujudkan iklim pendidikan daerah yang makin akuntabel, bersih, serta berfokus sepenuhnya pada pemenuhan hak-hak murid dan tenaga pendidik.
“Partisipasi aktif warga sangat penting untuk memastikan seluruh kebijakan pendidikan di Kabupaten Barito Selatan berpihak pada kebutuhan sekolah dan peserta didik, bukan sekadar rutinitas formalitas,” pungkas Manat. (pri)


