Muara Teweh, Kantamedia.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menginstruksikan seluruh camat di wilayahnya untuk segera menghentikan program kerja yang hanya bersifat rutinitas atau seremonial tanpa target capaian yang jelas. Penegasan tersebut disampaikan langsung saat memimpin rapat koordinasi (rakor) penyelarasan program, kegiatan, dan penganggaran yang berlangsung di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Senin (25/5/2026).
Agenda strategis ini digelar oleh Pemkab Barito Utara guna memastikan adanya sinkronisasi yang matang antara perencanaan di tingkat kecamatan dengan visi-misi besar pembangunan kabupaten. Shalahuddin menekankan bahwa efisiensi pengelolaan keuangan daerah mutlak dilakukan agar setiap alokasi dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat bawah. Penguatan koordinasi ini juga bertujuan untuk meminimalkan tumpang tindih program kerja antarsektor.
Dalam arahannya di hadapan para kepala wilayah tingkat kecamatan itu, Shalahuddin mendesak jajaran aparatur untuk meningkatkan aspek transparansi serta akuntabilitas dalam pemanfaatan anggaran publik. “Setiap instansi diwajibkan menghindari segala bentuk pemborosan fiskal maupun pos belanja non-prioritas yang dinilai tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap target kemajuan daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan percepatan pelaksanaan seluruh program kerja koridor kecamatan sekaligus mengoptimalkan penyerapan anggaran secara berkala agar hasil pembangunan dapat langsung dinikmati publik tanpa penundaan.
Melalui forum evaluasi ini, Pemkab Barito Utara berharap dapat merumuskan langkah-langkah konkret dan taktis untuk mengatasi berbagai hambatan birokrasi di lapangan.
Di akhir sambutannya, Shalahuddin mengajak seluruh elemen pimpinan di tingkat kecamatan untuk bekerja secara sungguh-sungguh dengan senantiasa menjaga soliditas serta semangat kebersamaan demi mewujudkan kemajuan Kabupaten Barito Utara yang lebih inklusif dan sejahtera ke depan. (pri)


