Muara Teweh, Kantamedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat mematangkan tiga program investasi strategis demi mengoptimalkan pengelolaan potensi wilayah. Langkah krusial ini dibahas secara intensif melalui agenda silaturahmi bersama jajaran Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Batara guna memperkuat fondasi perekonomian daerah, Selasa (26/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi prioritas pembahasan. Sektor pertama berkaitan dengan rencana pembangunan fasilitas penampungan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang wajib mengutamakan aspek keamanan lingkungan hidup sekaligus proteksi kesehatan publik. Prioritas kedua adalah kelanjutan proses pengurusan hak Participating Interest (PI) sebesar 10 persen, mengingat wilayah ini merupakan salah satu daerah penghasil gas bumi yang potensial.
Sementara poin ketiga mencakup rencana investasi di bidang pengelolaan komoditas minyak goreng yang ditargetkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa pola kemitraan yang solid antara pemerintah dan sektor korporasi merupakan kunci utama dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Oleh sebab itu, Pemkab Barito Utara menyatakan komitmen penuh untuk terus mendukung dan menyediakan iklim investasi yang aman, transparan, serta berkelanjutan.
“Melalui implementasi kebijakan strategis ini, pemerintah daerah optimistis dapat menstimulasi pertumbuhan investasi yang sehat serta memastikan pemanfaatan kekayaan alam dilakukan secara bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat luas,” kata bupati.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Perusda Batara, H. Gogo Purman Jaya, menyatakan bahwa korporasi daerah tidak hanya fokus pada penguatan sinergi regulasi. Pihaknya berkomitmen penuh untuk berkontribusi nyata dalam menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memprioritaskan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat lokal.
“Perusda Batara juga siap memberikan pembinaan intensif kepada para pelaku usaha di daerah agar kapasitas mereka meningkat, sehingga siap menjadi mitra kerja yang sejajar bagi para investor luar yang menanamkan modal di Kabupaten Barito Utara,” kata Gogo. (pri)


