Kader PKK Barito Utara Diajak Ikut Cegah Karhutla

Muara Teweh, Kantamedia.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menyalurkan bantuan logistik secara langsung kepada para petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lapangan, Selasa (8/9/2026). Langkah ini dilakukan sebagai wujud dukungan konkret terhadap garda terdepan penjaga lingkungan.

Paket bantuan yang diserahkan meliputi bahan pangan pokok, asupan vitamin, pasokan air mineral, serta beragam peralatan pendukung operasional. Aksi kepedulian tersebut dirancang untuk memelihara kebugaran fisik sekaligus membakar semangat personel medis dan pemadam yang tengah berjibaku memadamkan titik api di area rawan.

Maya menegaskan, perhatian yang disalurkan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan materiil semata, melainkan simbol solidaritas bahwa perjuangan para petugas lapangan senantiasa mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

“Bapak dan ibu adalah pahlawan kami. Semoga bantuan kecil ini dapat meringankan dan menambah semangat dalam bertugas menjaga Barito Utara tetap aman dan sehat,” ujar Maya.

Kepedulian ini muncul di tengah upaya penanganan karhutla di Barito Utara. Daerah ini berstatus Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan selama 60 hari, sejak 1 Agustus hingga 29 September 2026. Hingga 31 Agustus 2026, tercatat 182 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar 124,19 hektare.

Guna mengoptimalkan penanggulangan karhutla secara menyeluruh, Maya menginstruksikan seluruh kader PKK dari tingkatan kabupaten hingga pelosok desa untuk terlibat aktif. Pengurus PKK diharapkan mampu mengambil porsi dalam mengedukasi warga sekitar, menggalang budaya gotong royong, menjaga kesehatan keluarga, hingga menyokong kebutuhan dasar para petugas.

Dukungan terintegrasi dari elemen perempuan di Barito Utara ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi ancaman asap. Maya menilai upaya pencegahan bencana karhutla tidak bisa dipikul sendirian oleh petugas di lapangan, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh lapisan warga demi menjaga lingkungan tetap asri dan kondusif. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *