Pemkab Barito Utara Luncurkan Bantuan Tunai Keluarga Pasien Rujukan

Muara Teweh, Kantamedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) resmi meluncurkan dua program jaminan sosial kesehatan baru guna meringankan beban finansial keluarga pasien miskin dan rawat inap. Kebijakan strategis ini mencakup penyaluran dana tunai stimulan untuk biaya akomodasi rujukan luar daerah serta pemberian fasilitas konsumsi gratis bagi para pendamping pasien di rumah sakit.

Rangkaian program inovatif tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bertempat di RSUD Muara Teweh, Rabu (20/5/2026). Intervensi kemanusiaan yang digulirkan oleh Pemkab Barito Utara ini diarahkan untuk memperkuat jaring pengaman sosial pada sektor pelayanan kesehatan primer bagi masyarakat ekonomi rentan.

Skema proteksi pertama berupa Bantuan Komplementer senilai Rp1.500.000 per jiwa yang diberikan tunai kepada perwakilan keluarga yang mendampingi pasien rujukan ke luar daerah. Program jaminan transportasi dan logistik darurat ini sebenarnya telah berjalan efektif sejak awal Mei sebagai solusi atas tingginya biaya operasional nonmedis yang kerap dikeluhkan warga.

Sementara itu, inovasi kedua menyasar klaster rawat inap di ruang perawatan. Melalui kebijakan ini, satu orang pendamping resmi pasien dipastikan menerima jatah makanan tiga kali sehari yang diproduksi langsung oleh instalasi gizi rumah sakit. Layanan pemenuhan nutrisi yang dimulai sejak pertengahan Mei ini tercatat telah mendistribusikan total realisasi sebanyak 330.018 porsi makanan sehat.

Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada segenap jajaran manajemen, dewan pengawas, serta tenaga medis RSUD Muara Teweh atas keberhasilan mengeksekusi program berbasis kepedulian sosial ini. Otoritas wilayah berharap fasilitas pendukung tersebut mampu meminimalkan beban psikologis keluarga selama masa kritis pengobatan.

Langkah responsif Pemkab Barito Utara ini diharapkan menjadi percontohan standarisasi layanan publik yang humanis di Kalimantan Tengah. Pengawasan mutu berkala terhadap kualitas gizi makanan serta ketepatan sasaran verifikasi data penerima bantuan tunai akan terus dikawal agar program belanja sosial ini berjalan transparan dan akuntabel. (pri)

TAGGED:
Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *