Muara Teweh, Kantamedia.com – Kabupaten Barito Utara menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi dengan memborong tiga penghargaan sekaligus pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026. Acara apresiasi tersebut berlangsung khidmat di Aula Jayang Tingang, kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, Rabu (29/4/2026).
Tiga pernghargaan yang berhasil dibawa pulang ke Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tersebut meliputi Juara Terfavorit Penilaian Kinerja Stunting, Juara 2 Pekan Genting, serta Juara 5 Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas. Capaian ini mempertegas posisi pemerintah daerah yang dinilai progresif dan serius dalam mengelola kualitas hidup serta kesehatan masyarakat.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang konsisten mengawal program jaminan kesehatan di lapangan sejak dini. Sinergi lintas sektor dianggap menjadi kunci utama keberhasilan daerah dalam menekan angka gangguan pertumbuhan pada anak ini.
“Terima kasih atas kerja keras seluruh tim TPPS, kader kesehatan, dan tentunya dukungan semua pihak yang terus menjaga pola hidup sehat. Penghargaan ini bukti kalau anak-anak Barito Utara sedang kita siapkan untuk menjadi generasi yang lebih tangguh dan produktif,” kata Shalahuddin usai menerima penghargaan, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, capaian ini selaras dengan instruksi Gubernur Kalteng yang dibacakan Ketua TP-PKK Kalteng, Thisia Agustiar Sabran. Dalam pesannya, percepatan pengentasan stunting ditegaskan sebagai investasi krusial demi mendongkrak daya saing daerah di masa depan.
Secara akumulatif, Provinsi Kalteng terus menunjukkan tren positif dengan menyusutnya prevalensi stunting dari 27,4 persen pada 2021 menjadi 22,1 persen di tahun 2024. Melalui intervensi yang terintegrasi dari tiap kabupaten termasuk Barito Utara, target penurunan angka stunting dipatok menyentuh angka 20,6 persen pada 2025 dan mendarat di posisi 18,80 persen pada akhir 2026. (pri)


