Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu layak diberi dukungan sebagai calon presiden. Sebab, dari semua bakal calon yang ada, hanya Prabowo Subianto yang dianggapnya mumpuni dari segala aspek pertimbangan.
“Berikan kesempatan, dengan segala pengalaman, pengetahuan. Menurut pendapat saya daripada calon lain, jauh lebih mumpuni, memimpin bangsa untuk 5 tahun kedepan, Prabowo Subianto,” katanya.
PBB Tidak Memilih Capres
Yusril pun mengungkit kembali, dimana mulai berdirinya PBB sudah mendukung Presiden Indonesia yang sudah lebih dulu memimpin. Seperti Soehato, BJ. Habibie, lalu terakhir adalah Susilo Bambang Yudhoyono.
Sebab, PBB tidak akan memilih calon presiden yang dinilainya tidak mengetahui tugas pokok presiden. Jangan sampai, akibatnya, malah memberi putusan yang salah
“Jangan jadi presiden tidak tahu tugas menteri A, B, C, sehingga salah dalam memberi instruksi,” ujarnya.
Acara deklarasi dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai Capres itupun, disaksikan juga oleh para tokoh-tokoh partai. Seperti Anas Urbaningrum, Cak Imin atau Muhaimin Iskandar Ketua Partai Keadilan Bangsa (PKB).
Kader Gerindra lain seperti keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo juga turut hadir di Acara Milad tersebut.
Kemudian, ada Ketua Partai Gelora, Anis Matta yang didampingi Miing Bagito, yang dulunya pernah menjadi kader PDIP. Serta beberapa tokoh partai lain seperti Eddy Dwiyanto Soeparno selaku Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. (*/jnp)


