Stok Beras Bulog Barito Selatan Aman hingga Akhir Tahun 2026

Buntok, Kantamedia.com — Stok pangan (beras) bagi masyarakat di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur dipastikan aman hingga akhir tahun. Saat ini, cadangan beras premium di gudang Bulog Cabang Barito Selatan tercatat mencapai ratusan ton dan bakal terus bertambah seiring masuknya pasokan baru dari luar daerah.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Barito Selatan, Fariz Jaya Permana, mengungkapkan bahwa cadangan beras yang tersimpan di gudang operasionalnya saat ini menyentuh angka 545 ton. Jumlah tersebut dipastikan melonjak signifikan dalam waktu dekat seiring masuknya kiriman pasokan dari Jawa Timur.

“Stok beras pada gudang Bulog Barito Selatan ini akan ada tambahan lagi dari Jawa Timur. Saat ini sedang dalam proses perjalanan, dan sebagiannya sudah sampai di Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” ujar Fariz di Buntok, Jumat (11/9/2026).

Apabila seluruh pasokan dari Jawa Timur tersebut telah tiba secara keseluruhan, total ketersediaan beras di gudang Bulog wilayah ini diperkirakan menembus 800 ton. Pasokan yang melimpah ini dinilai amat memadai untuk menopang kebutuhan konsumsi warga Barito Selatan maupun Barito Timur sampai Desember 2026.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur sampai akhir 2026. Penyaluran beras tersebut dilakukan, antara lain, melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Untuk pengeluaran beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sekitar 130 hingga 150 ton perbulan,” ujarnya.

Fariz menyebut Bulog Barito Selatan juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila persediaan beras mengalami penurunan pada Oktober dan November 2026. Pihaknya akan mengajukan tambahan pasokan dari Kabupaten Kapuas dan Sampit.

Kedua wilayah tersebut dipilih karena merupakan sentra produksi beras dengan ketersediaan yang dinilai mencukupi.

“Kita akan mengajukan tambahan dari Kapuas dan Sampit, apabila stok kurang, karena dua wilayah tersebut merupakan sentra produksi dan jumlahnya sudah berlebihan,” jelas Fariz.

Selain menjaga ketersediaan beras, Bulog Barito Selatan juga menyediakan sejumlah kebutuhan pangan lainnya untuk masyarakat. Komoditas yang tersedia di antaranya daging sapi beku dan minyak goreng.

Fariz menyampaikan, stok daging sapi beku yang tersedia saat ini mencapai 200 kilogram. Komoditas tersebut dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram.

Sementara itu, persediaan minyak goreng di gudang Bulog Barito Selatan tercatat sebanyak 60 ribu liter. “Untuk stok daging beku sapi yang tersedia saat ini sebanyak 200 kilogram dan harga jualnya Rp120 ribu per kilogramnya, sedangkan stok minyak goreng yang tersedia sebanyak 60 ribu liter,” kata Fariz. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *