PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 2,05 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada triwulan III-2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp66,05 triliun.
Kepala BPS Provinsi Kalteng, Toto Haryanto Silitonga, menyampaikan bahwa nilai PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 pada periode yang sama mencapai Rp31,56 triliun. Capaian tersebut menggambarkan pertumbuhan ekonomi Kalteng dibandingkan triwulan III-2025.
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi secara tahunan terjadi pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 12,74 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 3,02 persen.
Jika dibandingkan dengan triwulan II-2026, ekonomi Kalteng pada triwulan III-2026 tumbuh lebih terbatas sebesar 0,14 persen. Pada perbandingan secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q) tersebut, lapangan usaha konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,58 persen.
Dari sisi pengeluaran, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi secara triwulanan, mencapai 4,03 persen.
Sementara itu, secara kumulatif hingga triwulan III-2026, perekonomian Kalteng tumbuh sebesar 3,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi berasal dari administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 11,53 persen.
Adapun dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga mencatat pertumbuhan tertinggi secara kumulatif sebesar 3,52 persen.
Dalam struktur ekonomi regional Kalimantan, Kalteng menempati urutan keempat dengan kontribusi sebesar 12,05 persen pada triwulan III-2026. Kontribusi terbesar masih berasal dari Kalimantan Timur sebesar 46,90 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalteng secara tahunan dan triwulanan masih relatif terbatas, meskipun secara kumulatif hingga triwulan III telah mencapai 3,11 persen. Perbedaan capaian antarkomponen juga memperlihatkan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi tidak bergerak seragam pada setiap periode pengukuran.
Paparan perkembangan ekonomi tersebut disampaikan BPS Provinsi Kalteng pada 5 November 2026. (daw)





