Dewan Sebut Pelatihan Dump Truck Dorong Peningkatan Tenaga Kerja Lokal

Muara Teweh, Kantamedia.com – Kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor pertambangan, konstruksi, dan transportasi terus meningkat, dan Kabupaten Barito Utara berupaya menjawab tantangan tersebut melalui Pelatihan Operator Dump Truck dan Mengemudi Roda 4 Tahun 2025 yang digelar Dinas Nakertranskop UKM.

Program yang resmi dibuka pada Kamis (13/11/2025) ini diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal agar lebih siap bersaing di dunia industri.

Anggota DPRD Barito Utara, Jiham Nur, menilai pelatihan yang diikuti 33 peserta tersebut merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten sekaligus mengurangi tingginya angka pencari kerja di daerah.

Baca juga:  DPRD Apresiasi Pemilihan Pegawai Terfavorit Disdukcapil, Dorong Semangat dan Kinerja ASN

Menurut data hingga Oktober 2025, jumlah pencari kerja di Barito Utara mencapai 1.648 orang. Kondisi ini, kata Jiham, menuntut pemerintah untuk memperbanyak program yang mampu meningkatkan keterampilan masyarakat secara langsung.

“Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kita membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai, dan program seperti ini adalah pintu masuk untuk meningkatkan daya saing SDM lokal,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Jiham menekankan perlunya pengembangan pelatihan secara lebih luas, baik dari sisi kuota maupun bidang keahliannya. Ia menyebut bahwa dunia kerja terus berubah, sehingga masyarakat perlu difasilitasi dengan pelatihan yang mengikuti perkembangan kebutuhan industri.

Baca juga:  DPRD Barito Utara Apresiasi Inisiatif Pemdes Lemo I Gelar Penyuluhan Hukum bagi Warga

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan perusahaan swasta. Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang lulus, tetapi dari tingkat penyerapan mereka ke dunia kerja.

“Keterampilan yang diberikan harus diikuti dengan peluang kerja yang nyata. Perusahaan lokal dan industri perlu dilibatkan sejak awal agar peserta bisa langsung terhubung dengan kebutuhan lapangan,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan serius. Keterampilan yang diperoleh, tegasnya, bukan hanya modal untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga langkah untuk meningkatkan kualitas hidup.

Menutup pernyataannya, Jiham berharap pelatihan ini dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mengurangi pengangguran sekaligus melahirkan SDM Barito Utara yang lebih profesional dan kompetitif.

Baca juga:  DPRD Barito Utara Dukung Update Program SI-SDMK Fasyankes 2025

“Jika pelatihan dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan kebutuhan industri, saya yakin tenaga kerja lokal kita akan mampu bersaing dan bahkan menjadi pilihan utama perusahaan,” pungkasnya. (fiz)

TAGGED:
Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *