Muara Teweh, Kantamedia.com — Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang mengebut pembukaan akses jalan menuju pemukiman terisolasi mendapat sokongan penuh dari pihak legislatif. Akses darat tersebut dinilai menjadi kunci utama untuk mempermudah ekspansi jaringan listrik hingga ke pelosok desa.
Dukungan itu diutarakan oleh legislator DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, kala mendampingi agenda peninjauan lapangan bersama Pj Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan di Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (2/9/2026). Rombongan yang turut melibatkan jajaran pimpinan OPD serta manajemen PT PLN (Persero) tersebut mengecek langsung penggarapan jalur darat penghubung Desa Bintang Ninggi menuju Desa Butong sepanjang 4,2 kilometer.
Ardianto menegaskan bahwasanya ketersediaan jalur transportasi darat yang memadai bakal memangkas hambatan logistik PLN. Selama ini, medan yang sulit kerap menyulitkan petugas dalam mendistribusikan tiang maupun material kelistrikan ke wilayah terpencil.
“Langkah pemda membuka akses ke desa terisolasi tentu kami dukung penuh. Masalahnya bukan cuma soal transportasi warga, melainkan bagaimana armada PLN bisa lebih gampang mengangkut tiang dan material listrik,” ungkap Ardianto di sela-sela peninjauan.
Ia memaparkan bahwa setidaknya masih ada 15 desa di Barito Utara yang belum tersentuh daya listrik. Oleh karena itu, pembangunan sarana jalan harus terintegrasi secara terarah dengan pemetaan rencana perluasan jaringan daya PLN. Ia mendesak agar komunikasi antara pemkab, DPRD Kabupaten Barito Utara, PLN, hingga pemerintah desa terus dipererat demi mempercepat realisasi elektrifikasi.
Menurutnya, ketersediaan daya listrik bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan pokok masyarakat. Terbukanya akses energi diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi, menunjang mutu pendidikan, serta mengoptimalkan layanan kesehatan di kawasan pedalaman. Pihaknya optimistis target Pemkab Barito Utara untuk menuntaskan elektrifikasi di seluruh wilayah desa pada 2027 mendatang dapat tercapai secara maksimal. (pri)






