Muara Teweh, Kantamedia.com – Anggota DPRD Barito Utara Jiham Nur meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan pasokan LPG 3 kilogram bersubsidi, termasuk lewat pasar penyeimbang. Ketersediaan dan stabilitas harga LPG di pedesaan, menurutnya, harus terus dijaga agar tidak memicu keresahan maupun membebani warga.
Jiham menyampaikan hal itu saat mengikuti Safari Jumat Bupati Barito Utara di Kecamatan Teweh Timur, Jumat (18/9/2026). Ia menilai pasar penyeimbang yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) menjadi salah satu cara memastikan warga memperoleh LPG 3 kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Langkah seperti ini tentu sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Teweh Timur. Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan LPG 3 Kg tersedia dan masyarakat mendapatkannya dengan harga sesuai ketentuan,” ujar Jiham.
Menurut Jiham, upaya menjaga pasokan harus berjalan berkelanjutan, terutama di wilayah yang akses distribusinya memerlukan perhatian. Pemerintah daerah, Pertamina, agen, hingga pemerintah desa dinilai perlu memperkuat koordinasi agar distribusi lancar dan potensi kelangkaan dapat segera diantisipasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana pasokan tetap aman, harga tidak memberatkan masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, agen, hingga tingkat desa harus terus diperkuat,” katanya.
Anggota DPRD Barito Utara itu menambahkan, stabilitas harga LPG 3 kg berkaitan erat dengan daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi daerah. Karena itu, pasar penyeimbang diharapkan tidak sekadar menjadi respons ketika pasokan bermasalah, tetapi juga bagian dari langkah antisipasi pemerintah di wilayah yang membutuhkan.
“DPRD tentu mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus dibangun agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (pri)






