Muara Teweh, Kantamedia.com – Penguatan kelembagaan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) dinilai belum cukup jika tidak diikuti program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Fran Aji, mendorong lembaga tersebut melahirkan langkah konkret, terutama yang menyasar generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan Edi menanggapi Rapat Kerja Pimpinan LPT-IK Kabupaten Barito Utara yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Senin (10/8/2026). Menurutnya, LPT-IK memegang peran strategis dalam menjaga kelangsungan adat, budaya, dan nilai-nilai Kaharingan di tengah arus perubahan zaman, sehingga hasil rapat kerja harus berujung pada program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.
“Rapat kerja ini hendaknya tidak hanya menghasilkan program secara administratif, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan sekaligus memastikan program yang direncanakan benar-benar bisa dilaksanakan dan dirasakan masyarakat,” kata Edi Fran Aji.
Ia menegaskan pembinaan generasi muda mesti menjadi prioritas utama. Keberlangsungan adat dan budaya, menurutnya, sangat bergantung pada kesiapan generasi penerus memahami sekaligus mewariskan nilai-nilai leluhur.
Edi mendorong LPT-IK memperkuat sejumlah program, mulai dari pembinaan generasi muda, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas program. Jangan sampai kelembagaan semakin kuat, tetapi programnya belum memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia turut meminta LPT-IK merajut sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi lintas pihak dinilai penting agar pelestarian adat dan budaya dapat menjangkau lingkup yang lebih luas serta berkelanjutan.
Menurut Edi, upaya pelestarian budaya tidak cukup berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan perlu ditopang edukasi dan keterlibatan aktif generasi muda. “Kita berharap LPT-IK semakin kuat secara kelembagaan, programnya semakin konkret dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan masyarakat serta menjaga adat dan budaya di Barito Utara,” pungkasnya. (pri)






