Pemkab Barut Diminta Segera Revisi Aturan Tata Ruang Daerah

Muara Teweh, Kantamedia.com – Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mendesak pemerintah kabupaten untuk segera mengagendakan revisi total terhadap regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK). Kebijakan zonasi yang berlaku saat ini dinilai sudah usang dan tidak lagi relevan dalam mengakomodasi laju pertumbuhan penduduk serta arah pembangunan daerah yang kian dinamis.

Tuntutan restrukturisasi ruang tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, di Muara Teweh, Jumat (30/1/2026). Dirinya menegaskan bahwa sinkronisasi antara cetak biru tata ruang dan kondisi riil di lapangan mutlak dilakukan demi menyelaraskan ekspansi pemukiman warga, pengembangan pusat ekonomi baru, hingga pemenuhan target investasi daerah.

“Peta jalan RTRWK yang menjadi acuan saat ini sudah kehilangan tajinya dalam menjawab kebutuhan publik secara optimal. Atas dasar itulah, kami dari kubu legislatif mendorong kolaborasi intensif bersama jajaran eksekutif untuk merombak total regulasi tersebut,” kata Taufik dengan lugas.

Menurut Taufik, pembaruan dokumen tata ruang ini memegang peranan yang sangat krusial dari kacamata hukum. Penataan kembali batas wilayah operasional industri dan pemukiman dinilai efektif untuk meminimalisasi potensi konflik agraria akibat tumpang tindih pemanfaatan lahan yang kerap memicu gesekan sosial di tingkat akar rumput.

Selain menjadi instrumen mitigasi konflik, draf RTRWK hasil revisi terbaru nantinya diharapkan dapat bertransformasi menjadi kompas utama perencanaan pembangunan jangka panjang daerah. Melalui pembagian zonasi wilayah yang matang, program kerja yang ditelurkan pemerintah akan jauh lebih terarah, ramah lingkungan, serta sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Lembaga DPRD Barito Utara berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya pembahasan revisi ini dari tahap draf akademis hingga ketuk palu. Penataan ruang korporasi dan publik yang tertib diyakini linear dengan kelancaran iklim investasi, perbaikan infrastruktur, serta peningkatan taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat di bumi Iya Mulik Bengkang Turan tersebut. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *